WWW.RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Jemaah haji plus dan jemaah non kuota (furoda dan Muzamalah) kini makin dilirik masyarakat sebagai alternatif untuk bisa cepat berhaji.
Seperti diketahui, waktu tunggu untuk jemaah haji reguler mencapai 27 tahun setelah ada aturan baru Pemerintah. Sebelumnya, antrean haji reguler mencapai 40 tahun.
HM Roni Karmani SE, Direktur Albis Indonesia menjelaskan selain haji plus yang menjadi alternatif untuk masyarakat cepat berangkat ke Tanah Suci, juga ada haji non kuota seperti haji furoda dan Muzamalah yang langsung bisa berangkat langsung tanpa antre.
"Alhamdulilah untuk tahun ini kami memberangkatkan 51 jemaah haji plus dan 14 jemaah non kuota, mereka akan diberangkatkan pada 20 Mei mendatang," jelasnya disela manasik haji Albis Indonesia di Novotel, Sabtu (2/5/2026).
Meski tarif haji non kuota saat ini mencapai hampir Rp1 miliar, tapi jumlah peminatnya semakin meningkat.
"Untuk haji plus biaya sekitar USD18 ribu dengan masa tunggu 8 tahun dan haji non kuota sektiar USD40 ribu dan langsung berangkat," tambahnya.
Sementara itu, Hj Enny salah satu jemaah haji non kuota mengaku haji merupakan panggilan Ilahi, jadi siapapun yang mendapat panggilan pasti dimampukan Allah SWT.
"Alhamdulillah, tahun ini bisa kembali berangkat lewat jalur haji non kuota dan fasilitas yang diberikan Albis sangat memuaskan. Sehingga, tiap tahun saya berangkat lewat Albis untuk berhaji," pungkasnya.
Editor : Fauzan Ridhani