Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Prospek Pasar Sektor Perumahan di Kalsel Masih Menjanjikan 

Raudah Anisya • Sabtu, 25 April 2026 | 11:08 WIB
DISKUSI PUBLIK:Para narasumber yang dihadirkan pada diskusi publik tentang sektor perumahan di Kalsel yang digelar di Hotel Harper Banjarmasin, Jumat (24/4/2026).(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin)
DISKUSI PUBLIK:Para narasumber yang dihadirkan pada diskusi publik tentang sektor perumahan di Kalsel yang digelar di Hotel Harper Banjarmasin, Jumat (24/4/2026).(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin)
 
BANJARMASIN - Prospek Pertumbuhan ekonomi sektor perumahan di Kalsel dinilai masih menjanjikan. Hal ini terungkap pada diskusi publik tentang sektor perumahan di Kalsel yang digelar forum komunikasi wartawan Kalsel di Hotel Harper Banjarmasin, Jumat (24/4/2026)
 
Kepala Cabang BTN Banjarmasin, Bona Pasogit Rumapea mengaku prospek perumahan secara nasional masih sangat menjanjikan, termasuk untuk di Kalsel.
 
"Khusus untuk rumah subsidi, kuota yang diberikan Pemerintah masih sangat besar dan tentunya ini peluang untuk pembangunan rumah di Kalsel," jelasnya.
Baca Juga: Ikhlas.com Ekspansi ke Banjarmasin, Tawarkan Paket Umrah Terintegrasi dengan Maskapai
 
Hal senada diungkapkan Branch Manager BSN KC Banjarmasin, Sulthon Agung. Menurutnya, tidak hanya di sektor konvensional, di sektor perumahan syariah pun potensinya masih sangat besar. "Terbukti penyaluran KPR FLPP atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
untuk Bank Syariah Nasional yang dulunya BTN syariah memiliki pertumbuhan yang positif," ungkapnya.
 
"Tercatat pada tahun 2025 kami telah berhasil mewujudkan 2.977 Impian masyarakat di Kalsel untuk memiliki rumah, membuat BSN (BTN Syariah) menduduki market share nomor 2 tertinggi dari seluruh perbankan untuk wilayah Kalsel dalam penyaluran pembiayaan kepemilikan rumah FLPP," tandasnya.
Editor : Fauzan Ridhani
#sektor perumahan #flpp #banjarmasin #non subsidi #btn