Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Harga Paket Umrah di Kalsel Diperkirakan Naik Rp2 juta sampai Rp5 juta 

Raudah Anisya • Kamis, 23 April 2026 | 10:26 WIB
OPTIMIS: Anggota FK PATUH Kalsel saat melakukan pembahasan soal dampak global geo politik terhadap perjalanan umrah dan haji, Rabu (22/4/2026).(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin) 
OPTIMIS: Anggota FK PATUH Kalsel saat melakukan pembahasan soal dampak global geo politik terhadap perjalanan umrah dan haji, Rabu (22/4/2026).(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin) 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Kenaikan harga tiket penerbangan domestik dan internasional akibat Perang Teluk, berimbas pada naiknya harga paket umrah yang ditawarkan travel haji dan umrah di Kalsel.  
 
Hal tersebut diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Travel Umrah dan Haji Khusus (FK PATUH) Kalsel, H Saridi di Banjarmasin, Rabu (22/4/2026).
 
Ia mengaku, konflik internasional, khususnya yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, telah memicu gejolak besar yang berdampak langsung pada industri perjalanan ibadah umrah.
 
"Dampaknya sudah sangat terasa, terutama pada bulan Syawal lalu. Banyak penerbangan jamaah yang mengalami pembatalan karena menggunakan rute transit, seperti melalui Qatar dan negara lainnya,” ungkapnya.
 
Menurut Saridi, kondisi tersebut menyebabkan sejumlah penyelenggara travel mengalami kerugian karena biaya operasional yang membengkak, terutama dari sektor tiket penerbangan yang mencapai sekitar 60 persen dari total biaya umrah.
 
Ia menambahkan kenaikan harga minyak dunia turut memengaruhi harga avtur yang berdampak pada lonjakan harga tiket pesawat, baik domestik maupun internasional.
 
“Ke depan, penyesuaian harga umrah dan haji khusus tidak bisa dihindari. Kemungkinan mulai diberlakukan untuk keberangkatan setelah musim haji, sekitar Juni mendatang,” jelasnya.
 
Saat ini, kata dia, biaya umrah sudah berada di atas Rp30 juta. Bahkan, untuk paket ibadah haji tertentu bisa mencapai Rp250 juta hingga Rp500 juta, tergantung fasilitas dan jenis layanan yang dipilih jamaah.
 
Meski demikian, Saridi optimistis minat masyarakat terhadap ibadah umrah dan haji tetap tinggi, khususnya di Kalsel yang dikenal sebagai daerah religius.
 
“Walaupun ada kenaikan harga, kami yakin tidak akan berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat,” tambahnya.
 
Hal senada diungkapkan Owner Ma Ali Wisata, M Ilhami yang menyampaikan pihaknya juga akan melakukan penyesuaian harga paket umrah sebagai langkah yang tidak terhindarkan.
 
“Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini, karena dipengaruhi faktor global yang tidak bisa dikendalikan,” ujarnya.
 
Hal senada juga disampaikan oleh Owner PT Kamilah Berkat Guru, M Zulfan Efendi yang menegaskan seluruh penyelenggara travel saat ini menghadapi tantangan yang sama dan harus melakukan penyesuaian demi menjaga keberlangsungan layanan. "Kenaikan harga berkisar Rp2 juta hingga Rp5 juta untuk paket umrah yang ditawarkan," pungkasnya.
Editor : Fauzan Ridhani
#halal bi halal #banjarmasin #paket umrah #perang teluk #Travel Umrah