admin • Dipublikasikan Selasa, 21 April 2026 | 11:26 WIB
MENINJAU:Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Eri Nurcahyanto bersama GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, serta tim UP2K Kalteng usai memantau program Lisdes di Desa Tumbang Koling, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (18/4/2026).(Foto:PLN UID Kalselteng)
BANJARBARU – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) terus mempercepat penyelesaian Program Listrik Desa (Lisdes) melalui dukungan Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 44,68 persen, dengan 26 lokasi yang masih dalam tahap pelaksanaan pekerjaan.
Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Eri Nurcahyanto, bersama GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono serta tim UP2K Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan pengecekan langsung ke salah satu lokasi pembangunan di Desa Tumbang Koling, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Sabtu (18/4/2026).
Eri mengatakan program Lisdes merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mendorong pemerataan akses energi listrik hingga ke pelosok. “Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati listrik yang andal. Kehadiran listrik di desa-desa tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan mendorong pertumbuhan wilayah,” ujar Eri.
JAGA KUALITAS: GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono menegaskan pengecekan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan.
Sementara itu, GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono menegaskan kegiatan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan serta memenuhi standar kualitas. “Pengecekan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu maupun kualitas. Program Lisdes ini sangat penting karena menyangkut akses listrik bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal,” ujar Iwan.
Ia menambahkan PLN terus mengoptimalkan seluruh sumber daya agar target penyelesaian program dapat tercapai tepat waktu. “Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, kami berharap masyarakat di desa-desa tersebut dapat segera menikmati listrik yang andal dan berkelanjutan,” tambah Iwan.
Sementara itu, Hendro, Kasi Umum Desa Tumbang Koling menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN menghadirkan listrik di wilayahnya. “Kami sangat mengapresiasi upaya PLN yang terus mendorong percepatan pembangunan listrik di desa kami. Kehadiran listrik ini tentu akan memberikan dampak besar bagi aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi dan pendidikan,” ujar Hendro.