Harga BBM Nonsubsidi Dikabarkan Naik, SPBU di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar Pasang Harga Baru untuk Dexlite, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex
Zulvan Rahmatan• Sabtu, 18 April 2026 | 19:03 WIB
DIKABARKAN NAIK:SPBU 61.706.01 di Jalan Ahmad Yani, KM 10, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar sudah memasang harga terbaru pada BBM jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex. Foto diambil Sabtu (18/4/2026) malam.(Foto:Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - PT Pertamina (persero) dikabarkan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 18 April 2026.
Dari informasi yang bereda di grub WhatsApp, BBM jenis nonsubsidi yang naik harganya adalah Pertamax Turbo yang semula Rp13.650 menjadi Rp20.250.
Kemudian, Dexlite yang semula Rp14.800 menjadi Rp24.650. Terakhir, Pertamina Dex dari harga Rp15.100 naik menjadi Rp24.950.
Sedangakan, BBM jenis Pertalite, Pertamax dan Biosolar tidak mengalami pergerakan harga.
Kabarnya, seluruh SPBU di Kalimantan Selatan (Kalsel) diminta melakukan penyesuaian tarif. Termasuk memperbaruinya pada signboard, display harga pada dispenser dan print out tagihan.
Salah satu SPBU 64.702.02 di Jalan Ahmad Yani KM 6, Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan terpantau sudah memberlakukan kenaikan tarif tersebut. Khususnya untuk Dexlite.
Pengawas lapangan SPBU 64.702.02, Eldi membenarkan bahwa harga Dexlite memang terjadi kenaikan sesuai kabar yang beredar menjadi Rp24.950. “Dexlite hari ini sudah naik,” sebutnya. Sabtu (18/4/2026).
Meski begitu, di tempatnya belum menyediakan jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, sehingga ia belum bisa menanggapi mengenai dua jenis BBM tersebut.
Di sisi lain, SPBU 61.706.01 di Jalan Ahmad Yani KM 10, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar terpantau sudah menerapkan harga terbaru pada BBM jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex.
Kepala Shift, Abizhar Gifari membenarkan kabar yang beredar bahwa Pertamax Turbo menjadi Rp20.250 dan Pertamina Dex menjadi Rp24.950. Pihaknya pun juga turut memperbarui papan harga. “Dua jenis tersebut sudah naik,” ungkapnya.
Sementara itu, di tempatnya tidak menyediakan BBM jenis Dexlite sehingga belum mengikuti perkembangan harga terbarunya.
Sementara itu, konfirmasi yang dilayangkan ke Humas PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan belum memperoleh tanggapan. Hingga berita ini diturunkan, rilis resmi dari perusahaan plat merah ini pun masih ditunggu.