HARGA NAIK: Bisnis laundry terimbas kenaikan harga plastik kemasan.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin)
BANJARMASIN - Kenaikan harga plastik kemasan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak pada usaha laundry di Banjarmasin. Sejumlah pelaku usaha laundry terpaksa menaikkan tarif jasa laundry dikarenakan biaya operasional membengkak.
Fittrie dari Aziza Laundry menceritakan kenaikan harga plastik kemasan hingga sekitar 50 persen dari harga sebelumnya.
"Plastik jadi komponen utama untuk laundry, karena kami memerlukan plastik untuk mengemas pakaian yang sudah dicuci atau disetrika. Sehingga, kenaikan harga plastik kemasan yang sangat tinggi, jelas berdampak pada biaya operasional yang makin membengkak," ucapnya.
Baca Juga: Pengedar Sabu di Alalak Diciduk, 19 Paket Disita
Ia pun berencana akan menaikan tarif laundry dalam seminggu ke depan jika harga plastik terus naik.
Hal senada diungkapkan Citra dari Almira Laundry. Menurutnya, harga plastik kemasan yang digunakan untuk laundry, mengalami kenaikan hingga 50 persen. Tentunya ini membuat Citra harus keluar biaya ekstra untuk membeli plastik kemasan.
"Untuk plastik kemasan kami beli satu roll sekitar Rp80 ribu. Sekarang harganya sudah mencapai Rp120 ribu, jadi naik sektiar 50 persen," ungkapnya.
Baca Juga: Pengedar Sabu di Alalak Diciduk, 19 Paket Disita
Ia pun sekarang sudah menaikkan tarif laundry sebesar Rp1000 per kilogramnya. Sebelumnya, tarif untuk cuci saja Rp4 ribu per kilogram, sekarang disesuaikan menjadi Rp5 ribu per kilogram. Sedangkan, untuk tarif cuci setrika dari Rp6 ribu per kilogram, kini jadi Rp7 ribu perkilogramnya.
Editor : Fauzan Ridhani