BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2025, Bank Kalsel terus mematangkan kesiapan untuk menyelenggarakan kegiatan usaha dalam valuta asing (valas). Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengembangan layanan sekaligus peningkatan daya saing perseroan.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menjelaskan upaya tersebut menjadi kelanjutan dari proses persiapan yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya, dengan fokus pada penguatan tata kelola, kesiapan operasional, pengembangan sistem, serta pemenuhan aspek kepatuhan sesuai regulasi yang berlaku.
"Apa yang kami lakukan adalah sejalan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah memberikan persetujuan kepada Bank Kalsel untuk melaksanakan kegiatan usaha dalam valuta asing, dengan sejumlah rekomendasi perbaikan yang perlu ditindaklanjuti," jelasnya.
Saat ini, Bank Kalsel terus melakukan berbagai penyempurnaan guna memenuhi seluruh rekomendasi tersebut secara optimal.
Setelah seluruh ketentuan dipenuhi, Bank Kalsel akan mulai melaksanakan, serta memasarkan produk dan layanan berbasis valuta asing secara bertahap kepada masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, serta memperkuat posisi Bank Kalsel dalam industri perbankan yang semakin kompetitif.
Editor : Fauzan Ridhani