Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Harga Bapok Naik, Pengusaha Kuliner Dilema

Raudah Anisya • Senin, 30 Maret 2026 | 16:50 WIB

LAYANI PEMBELI: Usaha rumah makan ikut terimbas dengan kenaikan harga sejumlah bahan pokok.
LAYANI PEMBELI: Usaha rumah makan ikut terimbas dengan kenaikan harga sejumlah bahan pokok.

BANJARMASIN - Sejak pertengahan Ramadan dan usai Lebaran, harga kebutuhan bahan pokok (bapok) belum mengalami penurunan. Bahkan, sebagian bapok malah harganya makin naik usai Ramadan.

Salah satu sektor yang terimbas kenaikan bapok ini adalah sektor kuliner. Alhasil, para pebisnis kuliner harus putar otak agar tetap bertahan.

Aulia, owner Rumah Makan Acan Raja Banjar mengakui di tengah kenaikan harga bapok seperti sekarang, pengusaha rumah makan menghadapi dilema. Mereka dihadapkan dengan pilihan turut menaikkan harga atau terpaksa memangkas keuntungan . "Sementara, pelanggan sangat sensitif terhadap kenaikan harga makanan. Akhirnya banyak pengusaha yang tetap menjual dengan harga lama dengan keuntungan yang makin tipis," ucapnya.

Selain beras, harga telur dan daging ayam, serta bumbu dapur yang menjadi bahan baku utama dari usaha rumah makan, kini makin melonjak. Sehingga para pengusaha kuliner bertahan dengan keuntungan yang sedikit.

"Kami bahkan tidak tahu bagaimana nanti ke depannya kalau harga BBM ikutan naik. Sekarang saja harga sudah meroket, tapi kalau memang sudah tidak bisa dibendung, kami mau tidak mau terpaksa harus menaikkan harga," imbuhnya.(sya/gr/oza)

Editor : Fauzan Ridhani
#pengusaha kuliner #banjarmasin #ramadan #harga bahan pokok #dilema