Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tradisi Berbagi Jelang Idul Fitri, Penjual Parsel Kebanjiran Pesanan

Sheilla Farazela • Rabu, 18 Maret 2026 | 11:16 WIB

PARSEL: Novia Eka Saputri, salah satu penjual parsel di Banjarbaru kebanjiran pesanan jelang Idulfitri.
PARSEL: Novia Eka Saputri, salah satu penjual parsel di Banjarbaru kebanjiran pesanan jelang Idulfitri.

Suasana awal Ramadan di Banjarbaru sempat terasa lengang bagi para penjual parsel. Namun, kondisi itu tak berlangsung lama.

            *****
Memasuki pekan kedua Ramadan, denyut penjualan parsel mulai terasa. Pesanan datang silih berganti, baik melalui online maupun pembelian langsung. Tradisi berbagi menjelang Lebaran kembali menggeliat, membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil.

Novia Eka Saputri, salah satu penjual parsel di Banjarbaru, merasakan betul perubahan tersebut. Ia mengaku sempat khawatir di awal bulan puasa karena penjualan berjalan lambat. Namun kekhawatiran itu perlahan sirna ketika pesanan mulai membeludak.

“Awalnya masih sepi, tapi seminggu Ramadan langsung ramai, bahkan lebih banyak dari tahun lalu,” ujarnya, Selasa (17/3).

Seiring meningkatnya permintaan, aktivitas di rumah Novia pun ikut berubah. Dari yang semula santai, kini menjadi lebih sibuk. Setiap hari, ia harus menyiapkan puluhan paket parsel dengan berbagai isi sesuai permintaan pelanggan.

Mulai dari kebutuhan pokok seperti gula, minyak goreng, dan sirup, hingga aneka biskuit dan tambahan lainnya, semuanya dikemas rapi dalam satu keranjang. Tak jarang, pelanggan juga meminta isi khusus sesuai kebutuhan.“Setiap hari bisa sampai puluhan paket. Isinya macam-macam, tergantung permintaan,” katanya.

Menariknya, pemasaran yang dilakukan Novia cukup sederhana. Selain mengandalkan penjualan online, ia juga memajang parsel di depan rumah di Jalan Galaxy, Kelurahan Guntung Manggis. Cara ini justru efektif menarik perhatian warga yang melintas.

“Awalnya yang beli itu ya orang-orang yang lewat saja, tapi lama-lama banyak juga yang pesan,” ucapnya.

Dari segi harga, parsel yang ditawarkan cukup beragam. Paket sederhana dibanderol mulai Rp50 ribu, namun tetap dikemas menarik agar terlihat elegan. Sementara untuk paket yang lebih lengkap, harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

Bahkan, ada pelanggan yang memesan parsel khusus dengan nilai hingga Rp250 ribu, lengkap dengan tambahan barang sesuai keinginan.

Baca berita terkini tentang Banjarbaru di RADAR BANJARMASIN. Klik di sini

Editor : Arief
#kalimantan selatan #UMKM #Lebaran di Kalsel #Kota Banjarbaru