BANJARBARU – Aktivitas penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor semakin padat jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3). Jumlah penumpang diprediksi menembus lebih dari 10 ribu orang dalam sehari.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor, mengatakan lonjakan penumpang sudah terlihat signifikan dibanding hari normal. “Hari ini ada 98 pergerakan pesawat dengan prediksi 10.278 penumpang. Kondisinya sangat ramai dibanding hari biasa,” terangnya.
Secara kumulatif sejak 13 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat sudah mencapai 40.640 orang. Mengalami peningkatan 104,6 persen dibanding periode Lebaran 2025. Saat itu penumpang hanya sebanyak 28.699 orang.
Ia menyebut, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) atau H-3 Lebaran. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 28 Maret 2026. Zulfian memastikan, dari sisi operasional seluruh penerbangan berjalan normal tanpa kendala berarti.
Adapun rute penerbangan masih didominasi dari Pulau Jawa. Seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Selain itu, rute Makassar juga tercatat cukup tinggi.
Mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya menyiapkan tambahan penerbangan atau extra flight. Ada delapan penerbangan, yang empat di antaranya melayani rute menuju Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta (CGK) yang dioperasikan oleh maskapai Garuda Indonesia.
Sementara empat penerbangan tambahan lainnya melayani rute menuju Surabaya yang dioperasikan oleh Citilink dan Lion Air. Ia berharap, penambahan penerbangan dapat memberikan pilihan perjalanan yang lebih luas bagi masyarakat serta membantu mengurai kepadatan saat puncak arus mudik.
Sisi lain, salah seorang penumpang, Muhammad Nabil Junaidi yang mudik dari Surabaya mengaku perjalanan yang ditempuh berjalan lancar dan tanpa kendala. “Alhamdulillah lancar, mungkin karena saya berangkat lebih awal jadi belum terlalu padat,” ujar mahasiswa asal Banjarmasin itu.
Editor: Oscar Fraby
Editor : Arief