BANJARMASIN - Di tengah kondisi ekonomi nasional yang bakal terpengaruhi perang Iran-AS, pengusaha di Kota Banjarmasin sepakat melakukan gerakan untuk memperkuat ekonomi Banjarmasin. Yakni, lewat kolaborasi dunia usaha.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Banjarmasin, M Akbar Utomo mengakui perang Iran-AS akan memberikan dampak berkepanjangan.
Hal ini tentunya akan mempengaruhi kondisi ekonomi Indonesia, termasuk di Banjarmasin. "Kami tentunya terus berusaha untuk membantu Pemerintah Kota Banjarmasin, karena itu KADIN Kota Banjarmasin bersama HIPMI Kota Banjarmasin dan Pelaku Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Banjarmasin berkolaborasi dan bersatu untuk antisipasi dampak perang teluk," ucapnya didamping Ketua HIPMI Kota Banjarmasin dan Ketua PPJI Banjarmasin disela buka bersama di HBI, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, para pelaku usaha tetap menjadi penggerak kegiatan ekonomi untuk daerah. "Oleh karena itu, mudah-mudahan ke depan dampak perang teluk tidak terlalu besar dan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, sehingga tidak terjadi inflasi yang besar," imbuhnya.
Sementara itu, pada buka bersama pengusaha juga hadir Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin yang memberikan apresiasi terhadap peran pengusaha di Banjarmasin. "Dalam kesempatan ini, kami juga menyerahkan bantuan sosial untuk 50 anak Panti Asuhan," pungkasnya.
Editor : Fauzan Ridhani