Penyebabnya, selain banyaknya bahan pokok penting (Bapokting) yang naik karena menghadapi lebaran, juga disebabkan kebijakan pemerintah pusat menaikkan harga BBM non subsidi.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Tabalong, Hamida Munawarah yang juga selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tabalong, Rabu (11/3).
"Maret ini inflasi naik lagi, karena hari raya. Selain emas masih naik, BBM sudah naik pada 1 Maret tadi," jelasnya.
Hasil pantauan TPID, ada beberapa Bapokting yang naik seperti bawang merah, ayam ras, telur ayam ras, dan beras.
Hamida mengungkapkan, inflasi yang disebabkan emas, BBM dan lain-lain tidak mampu diintervensi Pemkab Tabalong. "Kami hanya pasrah saja," cetusnya.
Meski begitu, dia bersyukur angka inflasi di Tabalong masih bisa ditekan dengan serapan produk pertanian lokal di pasaran.
Baca kumpulan berita terpopuler RADAR BANJARMASIN di Google News. Klik di sini
Editor: Sutrisno
Editor : Arief