Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Meski Timur Tengah Memanas, PT Kaltrabu Indah Tetap Berangkatkan Jemaah Umrah Lailatul Qadar

M Fadlan Zakiri • Kamis, 5 Maret 2026 | 12:08 WIB

Ilustrasi haji. | Foto: AFP
Ilustrasi haji. | Foto: AFP

RADAR BANJARMASIN - Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah sempat menimbulkan kekhawatiran calon jemaah umrah, termasuk dari Kalsel. Pasalnya, sejumlah maskapai internasional melakukan penyesuaian rute penerbangan. Namun, pihak travel memastikan jadwal keberangkatan umrah tetap berjalan sesuai program.

Per 1 Maret 2026, beberapa maskapai seperti Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, Malaysia Airlines, hingga Singapore Airlines dilaporkan menangguhkan atau membatalkan rute tertentu yang melintasi wilayah terdampak konflik.

Meski demikian, penerbangan menuju Arab Saudi tidak sepenuhnya terhenti. Maskapai seperti Saudia (Saudi Arabian Airlines), Garuda Indonesia, Lion Air, dan Ethiopian Airlines masih beroperasi normal.

Manager Umrah dan Haji Kaltrabu Indah, Muhammad Arifudin, menegaskan tidak ada kebijakan penghentian perjalanan umrah baik dari Pemerintah Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia. “Sampai hari ini tidak terdapat kebijakan penghentian ataupun pembatasan perjalanan umrah. Jadwal penerbangan dari maskapai terkait masih berjalan sesuai program,” ujarnya.

Bahkan, pihaknya akan memberangkatkan jemaah pada 9 dan 10 Maret untuk program Lailatul Qadar dan Idul Fitri. Selain itu pada 26 Maret menggunakan Garuda Indonesia, serta 1 April 2026 untuk program Umrah Syawal dengan Saudi Arabian Airlines.

Menurutnya, imbauan pemerintah melalui Kementerian Umrah dan Haji bersifat kewaspadaan, bukan penghentian perjalanan. Ia meminta kepada seluruh jemaah tetap berkomunikasi intensif dengan pihak travel dan memantau informasi resmi dari maskapai.

“Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines masih melayani penerbangan menuju Arab Saudi sesuai jadwal. Kami senantiasa memantau situasi agar jemaah tetap aman dan nyaman,” tegasnya.

Sisi lain, seorang calon jemaah asal Banjarmasin yang berangkat mandiri juga memastikan rencana keberangkatannya tetap berjalan. Ia berencana merayakan Idul Fitri di Tanah Suci sebelum melanjutkan perjalanan ke Tarim, Yaman, untuk menempuh pendidikan. “Saya sudah mengetahui ada penutupan beberapa jalur penerbangan. Tapi insya Allah tidak berdampak pada rencana keberangkatan saya,” ujarnya.

Ia menilai penyesuaian yang terjadi lebih kepada pengalihan jalur udara demi keselamatan, bukan penutupan total akses ke Arab Saudi. “Secara pribadi saya tetap waspada sambil memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah,” katanya. 

Baca kumpulan berita terpopuler RADAR BANJARMASIN di Google News. Klik di sini

 Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#kalimantan selatan #Travel Umrah #konflik timur tengah