BANJARBARU - Mahasiswa pada umumnya menerima materi perkuliahan dari dosen sesuai mata kuliah yang diikuti. Namun, pada Senin (23/2/2026), mahasiswa Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) mendapatkan pengalaman berbeda. Melalui kegiatan kuliah umum yang menghadirkan praktisi industri secara langsung dari PT Arutmin Indonesia (Arutmin), salah satu unit usaha dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Mengangkat tema “Best Practice Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Tambang”, kegiatan ini menghadirkan Diana Puspita, perwakilan Arutmin.
Dalam pemaparannya, Diana menjelaskan penerapan kaidah pertambangan yang baik (good mining practice), termasuk implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di wilayah operasional perusahaan sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik pertambangan yang berkelanjutan. Ia menegaskan praktik pertambangan yang berkelanjutan tidak hanya berorientasi pada aspek produksi, tetapi juga memperhatikan tanggung jawab sosial dan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar tambang. Program PPM yang dijalankan perusahaan mencakup berbagai sektor, antara lain pendidikan, peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, kesehatan, hingga penguatan kelembagaan lokal.
Selain memaparkan materi, Diana juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus mengembangkan kompetensi diri. “Mahasiswa harus tetap berjuang dan tidak mudah menyerah. Kami berharap mahasiswa juga menambah keahlian-keahlian tambahan, karena di dunia kerja sering kali keahlian yang dimiliki menjadi nilai tambah,” ujarnya.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Direktur Politala, Fatimah yang dalam sambutannya mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal. Ia berpesan agar mahasiswa aktif bertanya dan menggali informasi sebanyak mungkin dari narasumber yang memiliki pengalaman langsung di dunia industri.
Kuliah umum yang dilaksanakan di Aula Politala ini diikuti oleh para dosen, 180 mahasiswa Program Studi D3 Akuntansi, serta 14 mahasiswa penerima beasiswa Arutmin. Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab. Di mana, mahasiswa secara aktif mengajukan pertanyaan terkait kebutuhan industri, khususnya sektor pertambangan, terhadap kompetensi di bidang akuntansi.
Pelaksanaan kuliah umum ini merupakan salah satu bentuk komitmen Arutmin dalam mendukung Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan. Melalui kolaborasi antara dunia usaha dan institusi pendidikan, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Editor : Fauzan Ridhani