BANJARMASIN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (KPwBI Kalsel) secara resmi melaksanakan Kick Off Kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.
Agenda ini sebagai bagian dari komitmen pemenuhan kebutuhan uang Rupiah masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Deputi KPwBI Kalsel, A Donanto H W menyampaikan SERAMBI merupakan langkah strategis BI untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai. Khususnya pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang secara historis mengalami peningkatan permintaan uang tunai.
Secara nasional, BI menyiapkan uang tunai sebesar Rp185,6 triliun. Di Kalsel, kebutuhan uang kartal pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2026 diperkirakan mencapai Rp3,06 triliun, meningkat 36,1% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp2,24 triliun.
Peningkatan ini sejalan dengan proyeksi aktivitas ekonomi dan kebutuhan transaksi masyarakat yang lebih tinggi.
Untuk mendukung kelancaran layanan penukaran uang, KPwBI Kalsel menetapkan setiap paket penukaran sebesar Rp5,3 juta guna memastikan pemerataan layanan dan kesempatan yang adil bagi masyarakat dalam memperoleh uang Rupiah pecahan sesuai kebutuhan.
"Pelaksanaan SERAMBI 2026 turut diperkuat melalui kerja sama dengan 21 bank yang tersebar di 120 titik layanan pada 13 kabupaten/kota di Kalsel. Jumlah ini meningkat 20% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, BI juga menggandeng 5 mitra layanan pada 25 titik tambahan untuk semakin memperluas jangkauan layanan penukaran uang kepada masyarakat di berbagai wilayah," ujar Donanto.
Untuk memastikan proses penukaran berjalan tertib dan terencana, masyarakat dapat melakukan pendaftaran melalui aplikasi PINTAR. "Aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemesanan penukaran uang, tetapi juga menjadi media edukasi guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Rupiah serta mendorong perilaku belanja yang bijak selama Ramadan dan Idul Fitri," tandasnya.
Editor : Fauzan Ridhani