BANJARMASIN- Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kalsel di awal 2026 sempat menunda proyek pembangunan perumahan yang dikerjakan para pengembang.
Ketua Real Estat Indonesia (REI) Kalsel, H Ahyat Sarbini mengungkapkan ada beberapa kawasan pembangunan perumahan yang terdampak banjir, seperti di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Batola.
"Setidaknya terendamnya jalan menghambat akses menuju lokasi proyek, begitu pula distribusi material tak bisa lancar," akunya saat ditemui dikegiatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalsel, Rabu (28/1/2026).
Diakuinya, kondisi alam memang tak bisa dihindari. Tapi tentunya pihaknya selalu pengembang selalu sinergis dengan Pemerintah Daerah untuk turut mengatur kawasan perumahan agar bebas banjir.
Beberapa upaya dilakukan para pengembang adalah membuat drainase dan pembuangan air, sehingga tidak terjadi genangan air saat hujan deras. "Pastinya kami perhatikan sama-sama," kata Ahyat.
Ahyat juga bersyukur di beberapa wilayah banjir cepat turun dan ia juga optimis proyek perumahan terus jalan sehingga di tahun 2026 ini bisa tercapai target 10 ribu rumah.
Editor : Fauzan Ridhani