Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bank Kalsel Komitmen Perkuat Keamanan Siber dan Tata Kelola Penyaluran Kredit

Raudah Anisya • Selasa, 27 Januari 2026 | 20:54 WIB
KOMITMEN:BPK RI Perwakilan Kalsel menyerahkan LHP DTT Semester II Tahun 2025 kepada Bank Kalsel yang dihadiri Gubernur Kalsel, H Muhidin di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (26/1/2026).
KOMITMEN:BPK RI Perwakilan Kalsel menyerahkan LHP DTT Semester II Tahun 2025 kepada Bank Kalsel yang dihadiri Gubernur Kalsel, H Muhidin di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (26/1/2026).

Ini menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja dan dengan Tujuan Tertentu (LHP DTT) Semester II Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalsel berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2004, dalam acara penyerahan LHP yang berlangsung pada Senin (26/1/2026) di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Gubernur Kalsel, H Muhidin memberikan arahan tegas kepada manajemen Bank Kalsel.

"Keamanan siber adalah prioritas utama untuk melindungi kepercayaan nasabah. Saya meminta penguatan dilakukan pada seluruh lini. Ekspansi kredit harus dilakukan dengan baik dan wajib memperhatikan seluruh aspek risiko demi menjaga kesehatan bank," ujar H Muhidin.

H Muhidin juga mengingatkan bahwa Kalsel sebagai daerah dengan sumber daya alam yang melimpah, memiliki potensi bisnis internasional yang besar untuk memajukan daerah melalui Bank Devisa.

"Saya meminta Bank Kalsel segera melengkapi syarat-syarat tambahan yang diminta regulator, agar operasional Bank Devisa dapat segera berjalan. Kita harus menangkap peluang dari ekspor sumber daya alam kita," tegas Gubernur.

Merespons hal tersebut, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyatakan kooperatif dalam menindaklanjuti rekomendasi BPK sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan berkelanjutan. Bank Kalsel berkomitmen menuntaskan Rencana Aksi (Action Plan) selambatlambatnya 60 hari setelah LHP diterima.

"Kami berkomitmen segera menindaklanjuti hasil evaluasi rutin BPK dengan meningkatkan ketahanan siber pada seluruh aspek operasional. Selain itu, penyaluran kredit akan terus diperkuat melalui analisis prinsip kehati-hatian 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) yang lebih mendalam untuk memitigasi risiko," ujar Fachrudin.

Mengenai operasional Bank Devisa, Fachrudin memastikan proses pemenuhan syarat tambahan dari regulator berjalan sesuai jadwal. "Kami sedang melakukan percepatan kelengkapan dokumen sesuai permintaan regulator. Kami optimis layanan Bank Devisa akan segera aktif untuk mendukung transaksi internasional para pelaku usaha di Kalsel secara lebih efisien," pungkasnya.

Melalui langkah-langkah strategis ini, Bank Kalsel berkomitmen meningkatkan kualitas operasionalnya sebagai bank pembangunan daerah yang andal, aman, dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kalsel.

Editor : Fauzan Ridhani
#badan pemeriksa keuangan (bpk) #H Muhidin #banjarbaru #Bank Kalsel #keamanan siber