Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Hintalu Jaruk Kalintamui jadi Sajian Khas Kabupaten HSU, Hero Setiawan: Tidak Amis dan Kaya Gizi

M Akbar Radar Banjarmasin • Rabu, 21 Januari 2026 | 10:56 WIB
POTENSI:Wabup HSU, Hero Setiawan memperkenalkan Hintalu Jaruk atau telur asin itik yang kaya protein dan baik untuk kesehatan tubuh.
POTENSI:Wabup HSU, Hero Setiawan memperkenalkan Hintalu Jaruk atau telur asin itik yang kaya protein dan baik untuk kesehatan tubuh.

AMUNTAI – Produk telur asin itik atau hintalu jaruk asal Desa Kalintamui, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus dipromosikan sebagai salah satu pangan unggulan lokal yang memiliki cita rasa khas serta manfaat gizi bagi tubuh.

Wakil Bupati Kabupaten HSU, Hero Setiawan yang akrab disapa Iwan Alabio menyampaikan telur asin itik Kalintamui memiliki keunggulan karena tidak berbau amis dan dapat dikonsumsi langsung. Sehingga cocok dijadikan sajian khas bagi tamu yang berkunjung ke daerah tersebut.

“Jika di daerah lain tamu biasanya disuguhi kue atau buah, di daerah kami ada nilai plus. Yakni, menyajikan telur asin itik yang tidak amis sama sekali,” ujar Iwan, Selasa (20/1/2025). 

Ia menjelaskan hintalu jaruk merupakan hasil budidaya kelompok tani ternak itik Desa Kalintamui yang dikelola secara tradisional namun higienis, sehingga menghasilkan telur asin berkualitas tinggi dengan rasa gurih alami. Selain bernilai ekonomi, telur asin itik juga memiliki berbagai manfaat bagi tubuh.

Telur itik dikenal kaya protein hewani yang berperan penting dalam pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh, serta mendukung pertumbuhan anak. “Kandungan vitamin A, vitamin B12, dan zat besi di dalam telur asin membantu menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah anemia,” tuturnya.

Telur asin juga mengandung lemak dan kalori yang dapat menjadi sumber energi, terutama bagi anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan asupan gizi tambahan. Dengan konsumsi yang seimbang, telur asin dapat mendukung upaya pemenuhan gizi keluarga.

Pemerintah Kabupaten HSU menilai pengembangan hintalu jaruk sejalan dengan program pencegahan stunting melalui peningkatan konsumsi protein hewani lokal.

Diharapkan, promosi produk ini mampu meningkatkan kesejahteraan peternak, memperluas pasar, serta memperkuat identitas kuliner khas Hulu Sungai Utara, khususnya dari Kecamatan Banjang.

Editor : Fauzan Ridhani
#Hero Setiawan #telur asin #produk unggulan #Amuntai #Pemkab HSU