BANJARMASIN - Mengawali tahun 2026 ini, REI Kalsel menargetkan mampu membangun sekitar 13 ribu hingga 15 ribu unit rumah sepanjang 2026.
Diungkapkan Ketua DPD REI Kalsel H Ahyat Sarbini, di tahun 2026 pihaknya sangat optimis pembangunan perumahan di Kalsel akan semakin baik dibanding 2025 kemarin.
"Kuota perumahan di 2026 mengalami kenaikan yaitu 350 ribu sampai 400 ribu , jadi peluang pembangunan rumah bersubsidi di Kalsel semakin besar," akunya lagi.
Ia pun berharap ekonomi di 2026 bisa semakin bergairah dan kenaikan bahan baku tidak terlalu besar, sehingga pengembang tidak mengalami kesulitan dalam membangun perumahan.
"Intinya kami tetap optimis untuk 2026 dan berharap pemerintah terus memberikan support untuk pelaku usaha khususnya developer agar pembangunan perumahan bisa terus berjalan dengan lancar," pungkasnya.
Hal senada diungkapkan Rony Surya salah satu pengembang di kawasan Gambut Kabupaten Banjar, untuk tahun 2026 ia sangat optimis permintaan rumah akan semakin meningkat.
"Intinya kami berharap kenaikan bahan bangunan tidak terlalu besar dan support pemerintah bisa semakin optimal untuk para pengembang," imbuhnya.