TANJUNG - Sebanyak 40 pelaku UMKM yang tergabung dalam perkumpulan Sarang Lebah Tabalong (Sarleta) antusias berlatih menyablon di Gedung Haji Ining, Rabu (16/12/2025).
Kegiatan selama dua hari itu berlangsung berkat dukungan PT Saptaindra Sejati (SIS), melalui program kepedulian sosial (CSR).
"Pelatihan ini dukungan kami untuk peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah operasional perusahaan," kata Department Head General Affair PT SIS, Heri Subagio.
Ia berharap pelatihan sablon manual bermanfaat bagi UMKM dalam meningkatkan keterampilan mempercantik kemasan dan produk mereka. "Meningkatkan daya saing di pasar," ujarnya.
Ketua pelaksana Tri Utami mengatakan dukungan PT SIS berupa pengadaan peralatan dan bahan pelatihan sablon untuk seluruh peserta serta bantuan modal usaha bagi lima UMKM pemula, masing masing sebesar Rp3 juta.
"Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis namun membuka peluang usaha dan meningkatkan nilai tambah produk UMKM," jelas Tri Utami.
Ia merasa, pelatihan tidak hanya memberikan keterampilan teknis, namun membuka peluang usaha dan meningkatkan nilai tambah produk UMKM.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong, Soleh mengakui pelatihan itu sangat relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM, ditengah semakin besarnya persaingan yang menuntut kualitas produk dan kemasan yang baik
"Kemasan rapi, menarik dan memiliki ciri khas memberikan nilai tambah dan meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap produk UMKM," terangnya.
Baca Juga: Ketum Forki Kalsel Bertemu Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto
Ia berharap, peserta pelatihan memahami teknik sablon dan mengembangkan kreativitas dalam merancang desain kemasan yang sesuai dengan karakter produknya.
"Pemkab Tabalong juga berkomitmen mendorong kemajuan UMKM agar bisa bersaing dengan produk luar," imbuhnya.
Editor : Fauzan Ridhani