Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Wakil Rakyat Monitoring Langsung Soal Pertalite dan Pertamax ke IT Pertamina

Raudah Anisya • Senin, 1 Desember 2025 | 15:51 WIB
SIDAK:Komisi III DPRD Kalsel saat memantau langsung ke IT Pertamina Banjarmasin.
SIDAK:Komisi III DPRD Kalsel saat memantau langsung ke IT Pertamina Banjarmasin.

BANJARMASIN - Menyikapi keresahan masyarakat terhadap isi Pertalite yang dicampur air dan kelangkaan Pertamax, wakil rakyat dari Komisi III DPRD Kalimantan Selatan turun langsung melakukan monitoring ke Integrated Terminal Pertamina Banjarmasin, Senin (1/12/2025).

Dalam sidak tersebut, Pertamina memastikan seluruh produk BBM yang keluar dari terminal telah menjalani prosedur pemeriksaan ketat sesuai SK Dirjen Migas. Pemeriksaan dilakukan mulai sebelum pembongkaran kapal, saat penyimpanan di tangki timbun, hingga sebelum BBM disalurkan ke mobil tangki menuju SPBU.

Pertamina menegaskan dugaan Pertalite tercampur air tidak berasal dari terminal distribusi. Sementara, terkait kelangkaan Pertamax, perusahaan mengakui adanya lonjakan konsumsi akibat pergeseran pengguna dari Pertalite ke Pertamax.

Manager Depo Pertamina Patra Niaga, Suriandri Dwi Kusuma menjelaskan pihaknya memastikan seluruh penyaluran sudah memenuhi standar.

“Produk yang keluar dari lokasi kami sudah melalui pemeriksaan ketat sesuai SK Dirjen Migas. Fenomena di Kalsel ini unik karena konsumen bergeser dari Pertalite ke Pertamax sehingga terjadi kenaikan konsumsi cukup tinggi. Kami sedang melakukan recovery untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Hal senada dikemukakan Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Edi Mangun, pengawasan suplai ke SPBU selalu terpantau.

“Suplai ke SPBU termonitor ketat, bukan hanya oleh Pertamina tetapi juga BPH Migas. SPBU pun memiliki CCTV untuk memastikan pengawasan berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah meminta Pertamina memperketat pengawasan distribusi hingga level SPBU.

“Kami minta pengawasan dilakukan berkala agar kejadian seperti November lalu tidak terulang. Dari paparan tadi, kondisi disebut aman dan penanganannya juga cepat,” tegasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Pertamina #Monitoring #banjarmasin #komisi iii #DPRD Kalsel