PELAIHARI - Suasana rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Air Minum (PTAM) Berkah Banua yang digelar di Algoritma Pelaihari, Kamis (27/11), berlangsung lancar.
Dalam agenda yang semula hanya untuk pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 itu, muncul keputusan penting yang menjadi perhatian. Direktur Utama PTAM Berkah Banua, Rudy Syahrinsyah, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Keputusan mundurnya Rudy mendapat persetujuan langsung dari pemegang saham mayoritas, yakni Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) melalui Bupati H Rahmat Trianto.
“Dengan penuh hormat saya menyampaikan bahwa pengunduran diri ini murni alasan pribadi dan keluarga. Saya sudah berkomunikasi jauh sebelumnya dengan Dewan Komisaris dan Bapak Bupati, dan Alhamdulillah keputusan kami dapat dipahami dan diterima,” ujarnya kepada wartawan.
Rudy menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Pemkab Tala serta seluruh pihak yang selama ini mendukungnya dalam membangun dan memajukan perusahaan daerah tersebut.
“Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati selaku pemegang saham mayoritas, Wakil Bupati, Sekda, serta seluruh SKPD yang selama saya bertugas banyak membantu perkembangan PTAM Berkah Banua hingga menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Tidak hanya kepada pemerintah daerah, Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder dan karyawan yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan.
“Secara khusus, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan PTAM Berkah Banua, PUPR, Baperrida, serta SKPD terkait lainnya. Dukungan dan sinergi selama ini sangat berarti bagi saya,” tambahnya.
Meski tidak membeberkan secara detail alasan di balik pengunduran dirinya, Rudy memastikan langkah ini diambil setelah melalui pertimbangan matang, baik secara personal maupun profesional.
Editor : Arif Subekti