Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

RAPD 2026 Rampung Dibahas, Belanja Pemprov Kalsel Capai Rp9,2 Triliun

M Oscar Fraby • Senin, 24 November 2025 | 14:22 WIB

 

Photo
Photo

BANJARMASIN – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2026 rampung dibahas Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kalsel, Jumat (21/11) petang.

Rapat final yang digelar di lantai IV Gedung B DPRD Kalsel dipimpin Ketua Banggar H Supian HK, didampingi Wakil Ketua H Kartoyo dan HM Alpiya Rakhman. Hadir pula Ketua TAPD, Muhammad Syarifuddin, beserta jajaran.

Dalam paparannya, Ketua TAPD Muhammad Syarifuddin menyebut, target pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp7,34 triliun, sementara belanja mencapai Rp9,20 triliun. Tambahan belanja berasal dari sisa lebih anggaran (Silpa) tahun 2025 sebesar Rp 1,9 triliun.

Adapun rincian pendapatan meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp4,61 triliun. Terdiri dari, Pajak daerah Rp3,75 triliun, Retribusi Rp699 miliar, Hasil kekayaan daerah Rp70 miliar, Lain-lain pendapatan sah sebesar Rp87 miliar. Selain itu, ada pula transfer pusat sebesar Rp2,35 triliun (DBH, DAU, DAK), transfer antar daerah Rp260 miliar, dan Lain-lain pendapatan sah sebesar Rp116 miliar.

Sementara untuk rincian belanja meliputi, belanja operasi sebesar Rp5,54 triliun (pegawai Rp2,85 triliun, barang/jasa Rp2,59 triliun, hibah Rp80 miliar dan bansos Rp9,6 miliar. Sementara, untuk belanja transfer sebesar Rp1,43 triliun, belanja modal Rp2,17 triliun (jalan, irigasi, jaringan Rp1,55 triliun, gedung Rp396 miliar, tanah Rp96 miliar dan peralatan Rp122 miliar) dan belanja tak terduga sebesar Rp50 miliar.

Sisi lain, untuk total pembiayaan daerah mencapai Rp1,86 triliun. Terdiri dari penerimaan Silpa Rp1,96 triliun dan pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal Rp100 miliar. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalsel, Fatkhan, menyebutkan penyertaan modal tersebut dialokasikan untuk Bank Kalsel. “Dari total rencana Rp400 miliar hingga 2027, dalam APBD murni 2026 dialokasikan Rp100 miliar dan APBD Perubahan Rp100 miliar,” jelasnya.

Ketua Banggar DPRD Kalsel, Supian HK menegaskan RAPBD 2026 yang disepakati sudah mengakomodasi kebutuhan belanja daerah. Setelah rampungnya pembahasan RAPD Kalsel 2026 ini, DPRD Kalsel menjadwalkan rapat paripurna pengesahan RAPBD 2026 pada pekan depan. “Saya rasa ini sudah cukup. Nanti tinggal dibawa ke rapat paripurna untuk diputuskan,” ujarnya. 

 

Editor : Arief
#Kalsel #rapbd #anggaran #pemprov