BANJARMASIN - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan, Andi Yuslim Patawari menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa menjadi peluang usaha bagi anggota KADIN Indonesia.
Diungkapkannya, sekarang sudah ada 300 titik dapur SPPG yang dikelola anggota KADIN di seluruh Indonesia, termasuk di Kalsel.
"Program MBG ini sangat berdampak bagi perekonomian dan dunia usaha, karena terjadi perputaran ekonomi. Terutama di bahan baku MBG seperti beras, daging ayam, telur, dan sayur mayur.
"Untuk mencegah terjadinya kejadian luar biasa seperti keracunan dan makan basi, KADIN punya Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ini harus dilakukan oleh anggota KADIN yang membangun dapur SPPG," jelasnya disela Rapimprov KADIN Kalsel di Galaxy Hotel Banjarmasin, Selasa (18/11/2025).
Tak hanya itu, untuk memastikan kualitas dan SOP dijalankan, pihaknya juga melakukan pengawasan termasuk peninjauan ke dapur SPPG milik anggota KADIN.
"Hari ini saya meninjau SPPG di Belitung yang dikelola anggota KADIN Kalsel untuk memastikan SOP dijalankan," tambahnya.
Senada dengan Yuslim, H Aftahudin, Wakil Ketua KAdin Kalsel mendukung penuh upaya untuk standarisasi dapur SPPG.
"Dengan adanya standarisasi, tentunya produk MBG yang dihasilkan akan berkualitas dan benar-benar sesuai harapan,"pungkasnya.
Editor : Fauzan Ridhani