BANJARMASIN - Persoalan okupansi dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Badan Pengurus Daerah Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Kalsel di Hotel Galaxy, Rabu (12/11/2025).
Pada Rakerda ke II ini yang mengambil tema soal Sinergitas PHRI dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan SDM pariwisata, diikuti sekitar 150 anggota PHRI Kalsel
dr HJ Rosaly Gunawan, Ketua BPD PHRI Kalsel menjelaskan okupansi hotel memang harus ditingkatkan di 2026 dan ini pihaknya akan mencoba untuk mencari strategi untuk meningkatkan okupansi , salah satunya dengan sinergisitas.
"Sinergisitas sangat penting untuk itu PHRI Kalsel siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah," ucapnya yang didampingi Ketua Panitia Rakerda, Rini kumala Wijaya.
Ia pun ke depan akan memperkuat kolaborasi pelaku wisata baik hotel dan restoran dalam pengembangan SDM dan peningkatan mutu dari pelayanan.
Senada dengan Ketua PHRI Kalsel ,Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, H Iwan Fitriadi yang hadir sekaligus membuka kegiatan Rakerda mengaku, persoalan sertifikasi SDM di sektor pariwisata khususnya PHRI memang harus menjadi prioritas
"Kami dari Dinas Pariwisata Kalsel akan berupaya untuk mengoptimalkan persoalan sertifikasi ini, karena itu kami juga perlu untuk meningkatan kerjasama dengan PHRI Kalsel," ungkapnya.
Ia pun mengajak PHRI Kalsel untuk terus mendukung program Dinas Pariwisata Kalsel untuk kemajuan pariwisata di Kalimantan Selatan.
"Semoga Rakerda hari ini bisa menghasilkan masukan yang berharga untuk pengembangan pariwisata di Kalimantan Selatan," harapnya.
Editor : Fauzan Ridhani