Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Hingga September 2025, Kinerja Lembaga Keuangan Kalsel Stabil

Raudah Anisya • Jumat, 31 Oktober 2025 | 12:52 WIB
STABIL: Kepala OJK Provinsi Kalsel, Agus Maiyo memaparkan kinerja lembaga keuangan Kalsel, belum lama tadi.
STABIL: Kepala OJK Provinsi Kalsel, Agus Maiyo memaparkan kinerja lembaga keuangan Kalsel, belum lama tadi.

BANJARMASIN - OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menilai kinerja lembaga jasa keuangan tetap stabil dan terjaga untuk mendukung inklusi keuangan di Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Perkembangan sektor perbankan kinerja intermediasi perbankan stabil dengan profil risiko yang terjaga dan aktivitas operasional perbankan tetap optimal untuk memberikan layayan keuangan bagi masyarakat di Kalsel.

Menurut Agus, pada September 2025, aset tumbuh sebesar 12,40 persen yoy atau menjadi sebesar Rp110,39 triliun. Sementara Dana Pihak Ketiga meningkat sebesar 12,37 persen yoy dan kredit juga tumbuh 9,19 persen yoy.

“Kontribusi terbesar peningkatan kredit didominasi oleh kredit investasi sebesar 24,93 persen dengan outstanding sebesar Rp23,06 triliun,” ujar Agus Maiyo di Banjarmasin,Kamis (30/10/2025)

Secara spasial, penyaluran kredit terbesar pada masyarakat Kota Banjarmasin dengan proporsi sebesar 65,48 persen atau sebesar Rp53,66 triliun. Sementara itu, profil risiko relatif terjaga dengan NPL nett 1,24 persen, serta intermediasi yang cukup baik dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 82,79 persen.

Sejalan dengan bank umum konvensional, perkembangan bank umum syariah di Provinsi Kalimantan Selatan posisi September 2025 juga mencatatkan pertumbuhan positif. Hal tersebut tercermin dari peningkatan Aset, DPK, dan Kredit masing-masing SP-13/KOSR/OJK/X/2025 2 sebesar 10,22 persen yoy, 1,00 persen yoy, dan 11,28 persen yoy. Financing-to-Deposit Ratio (FDR) berada di angka 96,33 persen dengan NPF net sebesar 0,73 persen.

Sementara itu, Kinerja Bank Umum Syariah di Kalimantan Posisi September 2025.Penyaluran kredit di Kalsel didominasi oleh sektor ekonomi Rumah Tangga, dengan porsi 37,55 persen, diikuti dengan Sektor Pertanian (19,46 persen), dan Perdagangan Besar dan Eceran (15,20 persen).

Editor : Fauzan Ridhani
#lembaga keuangan #kalimantan selatan #otoritas jasa keuangan #banjarmasin #kinerja