MARTAPURA - Melati Sekumpul didirikan oleh Hj Najmi Atus Saadah, seorang pengusaha dan instruktur berprestasi di bidang fashion dan Sasirangan di Martapura, Kabupaten Banjar.
Sebelum mendirikan Melati Sekumpul, Hj Najmi mendirikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Melati pada 2010 dengan program menjahit, bordir, dan Sasirangan.
Berbekal pengalaman ini, Melati Sekumpul kini berkembang sebagai produsen kain Sasirangan dan pakaian jadi, dengan produk yang dilindungi HAKI dan telah bersertifikasi ekspor.
"Saat ini Melati Sekumpul menawarkan layanan menjual berbagai macam produk fashion, terutama yang berbahan Sasirangan. Beberapa barang yang dijual bisa berupa syal, kain, dress, kemeja, celana, dan produk busana lainnya yang terbuat dari Sasirangan," ungkap Hj Najmi.
Melati Sekumpul juga menerima custom pakaian jadi ataupun jahitan lain, serta memiliki lembaga kursus menjahit dari berbagai level dari tingkat pemula, mahir, dan Profesional.
Melati Sekumpul pernah meraih Juara 1 dan 2 dalam Lomba Instruktur Tata Busana tingkat Kabupaten dan Provinsi (2014).
Kemudian, juara 2 Desain Sasirangan Paduan Ecoprin (2020), Juara 1 lomba Kemeja Tassel (2022), juara 1 tingkat Provinsi Kalsel Desain Sarung Laki-Laki (2023), dan Juara dalam lomba fashion Muslim dan Kebaya Wanita (2024).
"Pada 2025, Melati Sekumpul yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar dan Indonesia Ekspor Chanel (IEC) Regional Kalsel berhasil bekerja sama dengan Diaspora Australia untuk membantu pemasaran," sebutnya.
Melati Sekumpul menjualnya sendiri produk-produknya di Marketplace dan platform Etsy. "Pelanggan kami juga sering melakukan pemesanan melalui media sosial, Instagram, WhatsApp dan tiktok," tandasnya.
Editor : Fauzan Ridhani