Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Penerbangan Perdana Banjarbaru-Kuala Lumpur Tinggal Menghitung Hari, Begini Persiapan Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sheilla Farazela • Jumat, 17 Oktober 2025 | 12:09 WIB
PAPARAN: General Manager InJourney Airports Bandara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana menyampaikan kesiapan Bandara Syamsuddin Noor menyambut penerbangan internasional perdana.
PAPARAN: General Manager InJourney Airports Bandara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana menyampaikan kesiapan Bandara Syamsuddin Noor menyambut penerbangan internasional perdana.

Dari Banua ke Negeri Jiran. Sejarah baru segera tercipta saat pesawat AirAsia lepas landas membawa penerbangan internasional perdana dari Banjarmasin menuju Kuala Lumpur.

    ***** 

BANJARBARU – Penerbangan internasional perdana dari Kuala Lumpur, Malaysia ke Banjarmasin tinggal menghitung hari. Kesiapan Bandara Internasional Syamsudin Noor terus dimatangkan.

General Manager InJourney Airports Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana menyebut progres persiapan sudah mencapai 80 persen. “Semua aspek pendukung, mulai dari infrastruktur hingga sumber daya manusia, hampir rampung,” ujarnya, Kamis (16/10).

Fasilitas utama seperti terminal keberangkatan dan kedatangan internasional sudah siap digunakan. Layanan custom, immigration, quarantine (CIQ) juga telah disiagakan. “Koordinasi dengan pihak Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina sudah intensif dilakukan, dan semuanya siap,” tegasnya.

Untuk menunjang operasional, disiapkan 66 personel gabungan. Terdiri dari 35 orang dari pihak bandara, 17 dari Bea Cukai, 10 dari Imigrasi, 8 dari Balai Karantina Kesehatan, serta 6 dari Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. “Kami sangat antusias menyambut penerbangan internasional perdana ini,” kata Millyas.

Pihak bandara juga telah berkoordinasi dengan Forkopimda Kalimantan Selatan. Rencananya, Gubernur Kalsel Muhidin akan membuka penerbangan perdana tersebut pada tanggal 20 Oktober 2025, sekaligus ikut terbang ke negeri jiran itu.

Selain pejabat daerah, sejumlah pejabat dari Malaysia dan Duta Besar RI untuk Malaysia juga dijadwalkan hadir dalam penerbangan menuju Banjarmasin. “Akan ada pertukaran kunjungan pejabat dari kedua negara,” ujar Millyas.

Dengan kesiapan yang hampir sempurna, Bandara Syamsudin Noor segera menorehkan sejarah baru. Menghubungkan Banjarmasin langsung dengan rute internasional.

Seperti diketahui, status Bandara Syamsuddin Noor ini akhirnya kembali bercap bandara internasional setelah sebelumnya sempat dicabut pada 2 April 2024 lalu, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 31 Tahun 2024 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional.

Kembalinya status bandara internasional ini ditandai dengan keluarnya keputusan resmi dari Menteri Perhubungan pada 7 Mei 2025 lalu. Keputusan itu dituangkan dengan surat bernomor KM 30 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 7 Mei 2025 oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Dalam surat keputusan itu, Kemenhub memberikan catatan penting jika dalam waktu 24 bulan berturut-turut tidak terdapat kegiatan penerbangan luar negeri, Direktur Jenderal Perhubungan Udara akan melakukan evaluasi terhadap penetapan status internasional ini.

AirAsia sebagai maskapai yang menyediakan penerbangan internasional perdana telah menarget minimal 80 persen load factor. Jika tak bisa memenuhi itu, maka bukan tak mungkin AirAsia akan menghentikan penerbangan internasionalnya dari Bandara Syamsudin Noor.

Penerbangan perdana internasional ini sebagai patokan utama agar terus berkelanjutan. Terlebih dengan semakin banyak penumpang, baik yang datang maupun berangkat, maka status bandara internasional pun tak akan lagi dihapus. Bahkan, akan banyak maskapai lain membuka penerbangan internasional.

Sebaliknya, jika tingkat load factor internasional ini tak tercapai, risikonya maskapai akan membatalkan penerbangan mereka. Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi sebelumnya telah menegaskan hal itu jangan sampai terjadi. Target load factor ini harus tercapai di bulan pertama.

Maskapai AirAsia rencananya beroperasi empat kali dalam sepekan. Pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu. Di keberangkatan perdana nanti, dijadwalkan mulai pukul 10.15 Wita.

Menuju Langit Internasional

Penerbangan Perdana:
- Rute: Kuala Lumpur – Banjarmasin (PP)
- Maskapai: AirAsia
- Tanggal: 20 Oktober 2025
- Waktu keberangkatan perdana: 10.15 Wita
- Jadwal Operasional: Senin, Selasa, Kamis, Sabtu

Fasilitas CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) siap beroperasi.
Total jumlah petugas gabungan 66 orang. Terdiri dari
- Bandara: 35 petugas.
- Bea Cukai: 17 petugas.
- Imigrasi: 10 petugas.
- Karantina Kesehatan: 8 petugas.
- Karantina Hewan/Ikan/Tumbuhan: 6 petugas.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#bandara #Syamsudin Noor Banjarmasin #banjarbaru #pesawat #Maskapai