Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kalimantan Selatan Tampil Memukau di CAEXPO–CABIS 2025, Paviliun City of Charm Jadi Sorotan Internasional

admin • Kamis, 18 September 2025 | 10:25 WIB
GUNTING KEMBANG:Kalsel berpartisipasi dalam CAEXPO ke-22 dan CABIS 2025 di Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC), Guangxi, China.
GUNTING KEMBANG:Kalsel berpartisipasi dalam CAEXPO ke-22 dan CABIS 2025 di Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC), Guangxi, China.

NANNING – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tampil memukau dalam pembukaan China–ASEAN Expo (CAEXPO) ke-22 dan China–ASEAN Business & Investment Summit (CABIS) 2025 yang berlangsung di Nanning International Convention & Exhibition Center (NICEC), Guangxi, China. Sebagai tamu kehormatan yang mewakili Indonesia di paviliun prestisius City of Charm (CoC), Kalsel menampilkan potensi unggulan perdagangan, investasi, hingga kekayaan budaya Banua.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan menyampaikan kehadiran Kalsel di ajang internasional ini adalah momentum penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi.

“Kami hadir di CAEXPO–CABIS 2025 dengan semangat mempromosikan potensi Banua dan membuka pintu kerja sama yang lebih erat dengan Guangxi serta mitra ASEAN lainnya. Kalsel memiliki banyak kesamaan dengan Guangxi, terutama dalam sektor sumber daya alam. Sehingga, kami optimistis bisa saling mendukung dan belajar,” ujar Ahmad Bagiawan.

Potensi Kalsel di Paviliun City of Charm CAEXPO 2025

Dalam paviliun di Hall B NICEC, Kalsel menampilkan potensi utama antara lain:

• Batu bara dan mineral tambang, dengan fokus pada hilirisasi melalui teknologi likuifikasi.

• Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya, sebagai komoditas ekspor utama ke China.

• Hasil laut dan perikanan, termasuk pengembangan albumin dari ikan haruan, ikan endemik Kalsel yang memiliki nilai tinggi di bidang kesehatan.

• Kerajinan tangan dan kuliner tradisional, yang memperkaya wajah budaya Banua di panggung internasional.

Semarak Paviliun CoC Kalsel ini bertambah dengan keberadaan tiga perusahaan yang berada di bawah naungan Jhonlin Group. Kehadiran mereka menegaskan peran dunia usaha daerah dalam memperkuat hubungan dagang Indonesia–China.

Dari data lapangan didapat informasi, PT Jhonlin Agro Raya Tbk diwakili oleh M Romadhoni (General Manager) dan Ali Imron (Quality Manager). Sedangkan PT Jhonlin Agro Mandiri menugaskan dua orang, Novalina Harianja (Manager Marketing) dan Mahda Yuliana (Koordinator Marketing). Sementara itu, PT Dua Samudera Perkasa menghadirkan Andhi Wibowo (Manager Kawasan Ekonomi Khusus) serta Aries Subhan Ichsor (Manager FAT). 

Investasi China di Kalimantan Selatan

Kalsel juga mendorong kerja sama riset strategis, termasuk pengembangan teknologi ramah lingkungan dalam pertambangan dan pengolahan komoditas. Sebagai catatan, Kalimantan Selatan telah menjadi rumah bagi investasi strategis, seperti China Qinfa Group yang pada 2023 membangun pertambangan batubara bawah tanah pertama di Indonesia, berlokasi di Kotabaru.

Di sektor perkebunan, Kalsel memainkan peran penting dalam ekspor kelapa sawit ke China, dengan nilai ekspor nasional mencapai 5,4 miliar dolar AS pada 2023.

Magnet Investor

Dalam kesempatan pembukaan, Konsul Jenderal RI di Guangzhou Dr. Ben Perkasa Drajat menegaskan pentingnya Paviliun City of Charm sebagai etalase Kalsel.

“Kekayaan budaya dan sumber daya alam Kalimantan Selatan akan mampu menarik berbagai kalangan di Tiongkok, termasuk investor potensial untuk menjajaki kerja sama dan kemitraan konkret,” ungkapnya.

Optimisme Kalsel di Kancah Global

CAEXPO–CABIS merupakan ajang promosi ekonomi terbesar di Asia yang mempertemukan ribuan pelaku usaha dari ASEAN dan China. Kehadiran Kalsel di City of Charm menempatkan provinsi ini sejajar dengan daerah unggulan lain di ASEAN, sekaligus memperkuat citra Indonesia di pasar global.

“Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dan layak diperhitungkan di kancah global. Dengan dukungan kerja sama dan investasi, ekonomi Banua akan semakin tumbuh, pembangunan pun akan melaju kencang," tandasnya. 

Editor : Fauzan Ridhani
#Ahmad Bagiawan #china #CAEXPO #Provinsi Kalimantan Selatan #Nanning