PELAIHARI - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanah Laut (Tala) hingga Juli 2025 tercatat tertinggi di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Capaian ini didukung penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat yang telah mencapai Rp1,03 triliun atau 56,3 persen dari pagu Rp1,83 triliun.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kalsel, Catur Ariyanto Widodo, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tala, Rabu (27/8/2025).
Kunjungan berlangsung di Ruang Barakat dan diterima Wakil Bupati Tala, H Muhammad Zazuli, didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum Rudi Ismanto serta jajaran pimpinan OPD.
"Kinerja penyaluran TKD di Tala sudah baik. Semua dokumen syarat salur, baik Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, maupun Dana Alokasi Khusus fisik dan nonfisik, telah dipenuhi Pemda," ujar Catur.
Ia menambahkan, perubahan kebijakan penyaluran pada 2025, termasuk mekanisme Dana Bagi Hasil dan pembayaran Tunjangan Profesi Guru, dapat dilaksanakan Pemkab Tala tanpa hambatan.
Sejalan dengan itu, kinerja realisasi APBD Tala hingga akhir Juli 2025 juga menunjukkan hasil positif. Realisasi pendapatan mencapai 69,1 persen, sedangkan belanja daerah 43 persen.
"Dana transfer yang disalurkan pemerintah pusat dapat segera dieksekusi Pemda, sehingga memberi multiplier effect terhadap kegiatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," jelas Catur.
Wakil Bupati Zazuli, yang akrab disapa Haji Uli, menegaskan kunjungan ini menjadi ajang memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah di bidang perekonomian. "Tujuan akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat Tala," katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) Tetik Fajar Ruwandari, mengingatkan pentingnya pengelolaan aset daerah. "Optimalkan aset yang dimiliki. Biarkan aset idle bekerja untuk menambah pendapatan daerah," pesannya. (*).
Editor : Fauzan Ridhani