Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lokakarya Literasi SIS-YABN untuk Guru SD, Membangun Karakter Anak Sejak Dini

Ibnu Dwi Wahyudi • Jumat, 22 Agustus 2025 | 15:12 WIB
CERIA:Para guru PAUD dan SD berpose bersama di tengah Lokakarya Nyalakan Literasi bertemakan "Cerita Inspirasi Anak 2025".
CERIA:Para guru PAUD dan SD berpose bersama di tengah Lokakarya Nyalakan Literasi bertemakan "Cerita Inspirasi Anak 2025".

TANJUNG - Tepuk tangan dan tawa riang terdengar saat salah satu peserta Lokakarya Nyalakan Literasi bertemakan "Cerita Inspirasi Anak 2025" tampil mempresentasikan potensi rekannya.

Pengenalan ini menjadi materi pembuka dalam Lokakarya Nyalakan Literasi, yang dilaksanakan Kamis (21/8/2025) di Gedung TEPA SMKN 1 Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalsel.

Lokakarya ini digagas PT Saptaindra Sejati (SIS) jobsite ADMO dan SERA bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), dengan melibatkan juga Yayasan Cahaya Astra Literatus, penerbit majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA).

PT SIS bersama YABN dan Yayasan Cahaya Astra Literatus dan Majalah CIA menggelar lokakarya Cerita Inspirasi Anak 2025

Pada pelaksanaan dua hari sebelumnya, lokakarya diikuti puluhan guru PAUD dari Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan (Kalsel), serta Kabupaten Barito Timur (Kalteng).

Sedangkan kali ini pesertanya merupakan puluhan guru dari jenjang Sekolah Dasar (SD) yang masih berasal dari Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, serta Kabupaten Barito Timur.

Pendiri Majalah CIA sekaligus pemateri utama dalam lokakarya, Stefanie Augustin, mengatakan, tujuan kegiatan ini agar dapat belajar bagaimana literasi bisa berguna untuk membentuk dan menguatkan karakter anak.

PRAKTEK MENGAJAR:Salah seorang guru Lokakarya Nyalakan Literasi memperagakan hasil pembelajaran bagaimana membentuk karakter anak.
PRAKTEK MENGAJAR:Salah seorang guru Lokakarya Nyalakan Literasi memperagakan hasil pembelajaran bagaimana membentuk karakter anak.

"Untuk itu akan dipelajari dulu bagaimana memahami situasi anak-anak sekarang yang pasti sudah dihadapi guru di sekolah dan kemudian belajar bagaimana mengatasi masalah tersebut," katanya.

Dalam lokakarya ini, para peserta yang merupakan pendidik di jenjang usia dini seperti PAUD dan SD sama-sama belajar untuk bisa membangun tiga karakter utama dalam diri anak.

Tiga karakter utama yang dimaksud, anak harus cerdas, punya integritas, dan anak harus didorong untuk banyak melakukan aksi nyata.

Baca Juga: Satlantas Polres Tala Pasang 50 Baliho Keselamatan di Titik Blackspot Rawan Laka

Guna dapat menumbuhkan tiga karakter ini, ada hal yang harus ditumbuhkan pada diri anak, yakni punya perhatian, punya pengetahuan, punya pendirian, dan punya peran.

"Untuk itulah dalam lokakarya ini yang dilibatkan guru dari jenjang PAUD dan SD, karena semua ini harus dimulai dari usia dini," katanya.

Section Head HRGA PT SIS jobsite SERA, Ahmad Bramantyo, menambahkan, program literasi yang menjadi unggulan PT SIS ini memiliki tujuan besar untuk meningkatkan literasi yang ada di kabupaten area sekitar operasional perusahaan.

MEMBENTUK KARAKTER:Section Head HRGA PT SIS jobsite SERA, Ahmad Bramantyo menyampaikan tujuan Lokakarya Nyalakan Literasi untuk meningkatkan literasi anak melalui guru PAUD dan SD.
MEMBENTUK KARAKTER:Section Head HRGA PT SIS jobsite SERA, Ahmad Bramantyo menyampaikan tujuan Lokakarya Nyalakan Literasi untuk meningkatkan literasi anak melalui guru PAUD dan SD.

"Hari ini sasarannya para pengajar di SD, sedangkan dua hari sebelumnya untuk pengajar jenjang PAUD, jadi total ada empat hari," katanya.

Pelibatan guru di jenjang PAUD dan SD ini karena peningkatan literasi memang harus dilakukan sejak usia dini agar ke depannya bisa semakin lebih baik.

"Antusias peserta luar biasa, baik hari pertama dan kedua kemarin bagi guru PAUD, maupun yang sekarang untuk guru SD. Mudah-mudahan akan membawa dampak yang lebih baik terhadap peningkatan literasi," kata Bramantyo.

Editor : Fauzan Ridhani
#tanjung #Kabupaten Tabalong #PT Saptaindra Sejati #YABN