BANJARMASIN – BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas cakupan kepesertaan guna melindungi seluruh pekerja dari risiko saat bekerja maupun dalam perjalanan menuju dan pulang dari tempat kerja.
Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kesejahteraan serta kemandirian ekonomi masyarakat.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin, Sunardy Syahid, mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah peserta aktif di Kabupaten Banjar mencapai 206.000 orang atau 26,10 persen dari total tenaga kerja. Sementara itu, masih terdapat sekitar 16.800 pekerja yang belum terdaftar.
“Angka ini menyisakan selisih 3,37 persen dari target 29,47 persen yang telah ditetapkan untuk tahun 2025. PR kita masih cukup besar. Selisih 3 persen inilah yang menjadi fokus kita kejar tahun ini,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Menurut Sunardy, upaya peningkatan kepesertaan tidak hanya menyasar wilayah desa, tetapi juga sektor jasa konstruksi yang dinilai masih memiliki potensi besar penambahan peserta.
“Sampai saat ini kami terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melindungi pekerja, baik aparatur desa maupun pekerja informal, agar terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Kami juga mendorong perusahaan dan pemberi kerja mematuhi regulasi dan membayarkan hak pekerja sesuai ketentuan,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan dukungan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, target kepesertaan 29,47 persen dapat tercapai pada akhir 2025.
Editor: Tia Lalita
Editor : Arief