YOGYAKARTA - PT Arutmin Indonesia (Arutmin), salah satu unit usaha dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI), kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Gold pada kategori Economic Empowerment dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2025. Penghargaan tersebut diberikan berkat program pemberdayaan masyarakat bertajuk “Terangi Simantap (Bioaditif Serai Wangi melalui Sinergi Masyarakat Tambang Kintap)” yang mengedepankan inovasi produk bioaditif berbahan serai wangi hasil kolaborasi antara Arutmin dan masyarakat lokal.
Malam penganugerahan yang berlangsung di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Kamis (10/7), menjadi puncak apresiasi bagi para pelaku industri yang berdedikasi pada praktik keberlanjutan. Mengusung visi “Driving Impact: Building a Sustainable Future”, ISRA 2025 diikuti oleh 51 perusahaan dengan total 74 program pilihan yang telah melalui proses kurasi ketat.
Acara dibuka secara resmi oleh Vice Chairperson of ISRA, Karinandini Zahra Inesa. Dalam sambutannya, ia menyatakan ISRA tak sekadar ajang apresiasi, melainkan ruang untuk berbagi ilmu dan inspirasi dari para pelaku bisnis yang berkomitmen pada praktik keberlanjutan. Keynote speech disampaikan oleh tokoh pengelolaan lingkungan, MR Karliansyah yang menekankan pentingnya sinergi antara industri dan kelestarian lingkungan.
Dalam sesi penganugerahan, penghargaan Gold untuk Arutmin Tambang Kintap diserahkan langsung oleh Profesor Dr Ir Munasik MSc dan Rosyid Nukha. Qomarudin Sukri, perwakilan Arutmin menerima penghargaan tersebut dan mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, penghargaan ini bukan milik kami semata, ini adalah buah dari kerja keras, kolaborasi dan sinergi antara perusahaan dengan masyarakat. Program Terangi Simantap adalah bukti nyata komitmen kami tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Kami melihat potensi lokal pada tanaman serai wangi dan mengembangkannya menjadi produk bioaditif yang bernilai ekonomi tinggi. Ini adalah ikhtiar kami membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Teknik Tambang Arutmin Tambang Kintap, Dedi Heriyanto menegaskan penghargaan ini selaras dengan visi jangka panjang perusahaan dalam menjalankan operasi tambang yang bertanggung jawab. “Penghargaan Gold pada ISRA 2025 ini merupakan validasi program yang kami rancang, khususnya Terangi Simantap dan berada di jalur yang tepat. Program ini secara nyata mampu menciptakan dampak ekonomi positif sekaligus mendukung praktik pertambangan yang baik (good mining practice),” ungkapnya.
Keberhasilan Arutmin dalam ajang ISRA 2025 ini menegaskan bahwa industri pertambangan batubara dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. Melampaui sekadar pemenuhan kewajiban dan beralih menuju penciptaan nilai bersama (creating shared value) bagi seluruh pemangku kepentingan.
Editor : Fauzan Ridhani