BANJARBARU – Kembalinya status Bandara Internasional Syamsudin Noor sebagai bandara internasional disambut optimistis oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor, Khaerul Assidiqi.
“Setelah status internasional kembali, tantangan berikutnya adalah membuka rute internasional yang nyata,” ujarnya saat ditemui dalam agenda penandatanganan kerja sama dengan Radar Banjarmasin, Rabu (9/7/2025) di Kantor Pusat Radar Banjarmasin di Banjarbaru.
Khaerul mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah berkomunikasi dengan sejumlah maskapai. Salah satu yang sudah diajak komunikasi adalah Malaysia AirAsia.
“InsyaAllah, mudah-mudahan pada Oktober 2025 mendatang ada kabar baik yang akan kami umumkan secara resmi,” ungkapnya.
Untuk tahap awal, Bandara Internasional Syamsudin Noor tengah mempersiapkan rute penerbangan internasional ke Kuala Lumpur, Malaysia.
Namun, ke depan tidak menutup kemungkinan dibukanya rute-rute luar negeri lainnya.
Menurutnya, ini menjadi momen penting bagi Kalsel. Pasalnya, secara historis, di Kalsel belum pernah ada rute penerbangan langsung ke luar negeri.
Sehingga, dibukanya rute penerbangan internasional dari Bandara Internasional Syamsudin Noor ke Kuala Lumpur akan menjadi pembuktian atas tingginya minat masyarakat Banua terhadap perjalanan ke luar negeri.
“Ini menjadi momen penting, bahwa animo masyarakat Banjar terhadap penerbangan luar negeri memang cukup tinggi,” ujarnya.
Editor : Fauzan Ridhani