RANTAU – Komitmen PT Kalimantan Prima Persada (KPP) site RANT terhadap pelestarian lingkungan kembali dibuktikan. Melalui program CSR pilar lingkungan, KPP menanam 220 pohon endemik Kalimantan dan meresmikan Bank Sampah di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kamis (12/6/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap program nasional Kampung Iklim (Proklim) yang dicanangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kabupaten Tapin menjadi salah satu daerah yang aktif mengembangkan desa tangguh iklim. Dan, Desa Hiyung kini menjadi salah satu model utamanya.
"Kami ingin membuktikan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab dunia usaha," ujar Dept Head HCGS KPP Mining Site RANT, Muchammad Fikry Shahab.
KPP Mining sendiri menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam pengembangan desa tangguh iklim. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di wilayah operasional perusahaan. "Kami percaya, menjaga lingkungan adalah investasi yang tak akan pernah merugi," tutup Fikry.
Penanaman pohon secara simbolis dilakukan di halaman Balai Desa Hiyung, sedangkan 220 bibit lainnya disebar ke 10 desa binaan Proklim Lestari lainnya di Kabupaten Tapin. Jenis pohon yang ditanam merupakan tanaman endemik Kalimantan yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan iklim.
Tak hanya soal penghijauan, kegiatan ini juga menandai peluncuran Bank Sampah Desa Hiyung. Sarana ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi sirkular berbasis masyarakat. Warga dapat menabung sampah anorganik, yang kemudian diolah menjadi barang bernilai guna maupun dijual kembali.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tapin, Nordin, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas peran KPP sebagai mitra aktif dalam pelaksanaan Proklim di daerah.
"Alhamdulillah, ada PT KPP yang ikut membina dan mendampingi pelaksanaan Proklim. Kami memang sangat berharap keterlibatan semua pihak, karena keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh sinergi," ujarnya.
Menurut Nordin, fokus kegiatan ini lebih pada aspek mitigasi dan adaptasi, sebagai bentuk upaya menekan dampak perubahan iklim. Penanaman pohon dan pengelolaan sampah adalah dua dari banyak strategi yang bisa diterapkan di tingkat komunitas.
"Apa yang dilakukan KPP Mining ini bukan sekadar CSR biasa. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi yang akan datang," tegasnya.
Editor : Fauzan Ridhani