Banjarmasin - Dengan mengusung konsep BDKS, yaitu berani berusaha, disiplin, kerja keras, dan saling bantu (BDKS), BTPN Syariah melakukan pembinaan terhadap ibu rumah tangga yang didampingi sejak awal hingga para nasabah mencapai setiap mimpinya.
Mereka dibina dan dibimbing oleh Community Officer (petugas lapangan) yang berperan sebagai role model dalam membangun empat karakter unggul nasabah.
Tugas Community Officer mendampingi kurang lebih 40 komunitas nasabah, masing-masing terdiri dari 5-10 nasabah perempuan yang sebagian besar ibu rumah tangga.
Devi Permata, adalah salah satu remaja asal Banjarmasin yang saat ini tengah meniti karier sebagai Community Officer di BTPN Syariah.
Ia merasa menjadi pendamping bisa berkontribusi memberikan kesempatan para ibu rumah tangga semakin berdaya dan mewujudkan kehidupan yang lebih berarti.
“Saya bersyukur melihat nasabah berjuang dari nol tumbuh dan sukses seperti sekarang. Bagi saya, hal itu sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai. Saya menjadi bankir yang memberdayakan masyarakat inklusi untuk mewujudkan mimpi-mimpi nasabah,” ungkap Devi.
Devi mendampingi ibu-ibu nasabah melalui kumpulan atau Pertemuan Rutin Sentra (PRS).
Agenda rutin setiap dua minggu sekali itu juga menjadi momen Devi menanamkan sikap BDKS kepada ibu-ibu nasabah agar berani belajar menerima tantangan dan selalu disiplin menjalani hidup, baik untuk membangun usaha dan urusan pribadi.
Pekerjaan mulia Devi didukung sepenuhnya oleh orang tua. Ibu Devi, Wartini, mengaku bahagia dengan sang anak yang sudah mendapatkan pekerjaan di bank atau sebagai bankir saat ini. "Saya senang anak saya dapat bekerja di bank seperti sekarang,” ucap Wartini.
Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah Ainul Yaqin menambahkan bahwa BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi yang memberikan akses keuangan dengan menyediakan layanan perbankan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat.
"Keteladanan Community Officer ini adalah cara untuk membawa perubahan perilaku kepada nasabah,” jelas Ain.