BATULICIN - PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Asam Asam dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kerja sama mewujudkan pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Salah satu inisiatif unggulan dalam kerja sama ini adalah pemanfaatan fly ash atau abu terbang sebagai material konstruksi dalam pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut.
Dalam pembangunan itu sebanyak 1.224,28 ton fly ash telah digunakan dalam pembangunan struktur jembatan, khususnya untuk komponen pile cap, kolom, pier, dan bore pile beton.
Sekedar informasi, fly ash sendiri merupakan limbah hasil pembakaran batubara yang sebelumnya dipandang sebagai bahan limbah, namun kini dioptimalkan sebagai material konstruksi yang ramah lingkungan.
“Pemanfaatan fly ash dalam proyek ini memberikan dampak positif. Tidak hanya dalam pengelolaan limbah, tetapi juga dalam mengurangi dampak lingkungan dari pembangunan,” ucap Manajer PLN Indonesia Power UBP Asam Asam, Reo Yanuar Hadi, Senin (17/2/2025).
Dikatakannya, fly ash sendiri bisa meningkatkan efisiensi bahan baku. Serta, membantu menciptakan struktur beton yang lebih kuat dan tahan lama.
Ia mengaku bangga karena PLTU Asam-Asam dapat berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan.
“Proyek jembatan ini adalah contoh nyata dari komitmen kami dalam mendukung pembangunan berwawasan lingkungan dan ekonomi hijau,” katanya.
Proyek pembangunan jembatan ini masih berada pada tahap awal, namun diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan proses pembangunan yang terus berlanjut.
Selain memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan limbah, penggunaan fly ash juga memperkuat komitmen PLTU Asam Asam untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau di Kalsel.
Dengan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan seperti fly ash, PLTU Asam Asam berupaya mendukung pengembangan infrastruktur yang dapat bertahan lama dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Editor : Fauzan Ridhani