SAMARINDA - PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) Cabang Samarinda menggelar kegiatan sosialisasi kemitraan usaha mikro kecil menengah (UMKM) bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) pada Senin (23/12/2024). Kegiatan ini dihadiri 45 pelaku UMKM setempat dan bertujuan mendukung pengembangan produk lokal serta memperkuat perekonomian masyarakat.
Branch Manager Alfamidi Samarinda, Heribertus Ari Budi, menyampaikan komitmennya dalam mendukung pemasaran produk-produk UMKM di daerah tersebut.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM di Kota Banjarmasin untuk semakin mandiri dan siap memasarkan produk unggulan daerah mereka di berbagai gerai Alfamidi,” kata Heribertus.
Melalui kolaborasi ini, Alfamidi berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan daya saing produk UMKM di tingkat regional.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Samarinda (DKUMPP), I Gusti Made Suryawati, mengapresiasi kegiatan ini dan menilai Alfamidi memberikan peluang besar bagi para pelaku UMKM.
“Dengan semakin berkembangnya usaha toko swalayan, diharapkan dapat memberi manfaat dalam meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan perekonomian daerah, khususnya untuk usaha mikro, kecil, dan menengah,” kata I Gusti Made.
Ia menambahkan, kemitraan antara UMKM dan toko swalayan juga diharapkan mendorong perkembangan UMKM, terutama dalam akses pasar yang lebih modern dan luas.
Sejalan dengan komitmennya untuk mendukung UMKM di Indonesia, Alfamidi juga mengumumkan rencana ekspansi di Kota Banjarmasin pada tahun 2025. Upaya ini untuk semakin memperluas jaringan pemasaran produk-produk lokal di wilayah tersebut.
Selanjutnya kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Alfamidi dan UMKM lokal, sehingga menciptakan peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk-produk lokal.
Dengan dukungan ini, Alfamidi berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkenalkan produk berkualitas dari Samarinda ke pasar yang lebih luas.
Editor : Fauzan Ridhani