BANJARMASIN - Di tengah tantangan global yang semakin kompleks terkait ketahanan pangan, Universitas Sari Mulia (UNISM) menunjukkan kepedulian dan kontribusinya melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Program ini melibatkan dosen dan mahasiswa UNISM dengan mengusung tema “Pengembangan UMKM Melalui Inovasi Olahan Tape Ketan”.
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dan mendorong pertumbuhannya UMKM lokal.
Kegiatan ini merupakan Program Hibah PKM dari Kemendikbudristek Tahun Anggaran 2024. Tim PKM ini terdiri dari dosen Jurusan Farmasi dan Program Studi Teknik industri, yakni apt Rohama SFarm MM (Ketua), apt Melviani MPharm Sci, dan Agustina Hotma Uli Tumanggor ST MSc.
Mahasiswa yang terlibat dalam program ini adalah Yasmin Nabilla, Hafizatul Husna, Munirah Khuluqia, Livani Anggraini, Putricia Caroline, dan Radita Dia Ayu Ningtias.
Melalui kegiatan PKM ini, berbagai inovasi produk berbasis tape ketan dan singkong telah dikembangkan. Antara lain, Es Krim Tape Ketan, Puding Tape Ketan, Bolu Kukus Tape Ketan, Bolu Tape Singkong, dan Keripik Tape Singkong.
Rohama mengatakan inovasi berdampak signifikan terhadap UMKM dan ketahanan pangan. Yakni, peningkatan pendapatan UMKM, kemandirian pangan, dan ketersediaan pangan lokal. “Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta, inovasi olahan tape dapat menjadi bagian integral dari solusi ketahanan pangan di tingkat rumah tangga” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di masa depan, dengan memberikan dampak jangka panjang pada ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi lokal.
UNISM dengan bangga mempersembahkan kegiatan inovasi tape ini sebagai contoh konkret dari penerapan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kerja sama antara dosen dan mahasiswa, kegiatan ini tidak hanya mendukung UMKM tetapi juga memperkuat ketahanan pangan lokal. Mari dukung upaya-upaya ini untuk masa depan yang lebih berkelanjutan dan sejahtera.
Ke depan, tim PKM UNISM juga akan memberikan pendampingan terkait produksi, kemasan yang menarik, dan proses pemasaran, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produk.
Kemudian tim PKM UNISM juga memberikan alat produksi seperti kompor komersial, nampan dan panci dandang ukuran besar. Sehingga, diharapkan proses produksi dapat meningkat seiring dengan peningkatan jumlah pembelian dari konsumen.
Sosialisasi dan pendampingan dilakukan di Jalan Pematang Gambut secara offline dengan di hadiri oleh sekitar 26 pelaku UMKM penjual tape Gambut.
Editor : Fauzan Ridhani