AMUNTAI – Burung Belibis Kembang (Dendrocygna arcuata) masih banyak dijumpai di perairan rawa lebak Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Burung yang termasuk dalam famili Anatidae ini kerap dijual oleh warga setempat dengan harga Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per ekor.
Ridha, warga Desa Tigarun di Kecamatan Amuntai Tengah, merupakan salah satu penjual Belibis yang ditangkap dari alam liar. "Ada perangkat Belibis kami pasang di rawa. Kami tinggal, mungkin sekitar seharian baru datang kembali melihat apakah berisi Belibis atau tidak. Ya, cukup sulit mengingat unggas ini melihat gerakan sedikit bisa langsung terbang," ujarnya.
Ridha menambahkan bahwa dia tidak setiap hari bisa menangkap Belibis, karena unggas ini sulit ditangkap. "Karena sulit ditangkap, kami jual Rp 60-70 ribu per ekor," ungkapnya. Belibis ini biasanya dibeli oleh rumah makan yang menyediakan menu Belibis Goreng atau oleh penghobi burung untuk dipelihara.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief