BANJARMASIN - Hingga pertengahan Agustus 2024, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banjarmasin telah mencapai Rp200 miliar dari target Rp425 miliar.
Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Banjarmasin, Edy Wibowo menyebutkan, rata-rata per bulan masuk PAD sebesar Rp30 miliar.
"Sementara ini, pajak penerangan jalan umum (PJU), pajak hotel dan restoran adalah komponen utama penyumbang PAD" ungkap Edy, Kamis (15/8).
Mempercepat peningkatan PAD, pihaknya meluncurkan stimulan. Berupa kanal pembayaran pajak digital berhadiah. Pemenangnya akan diundi pada perayaan hari jadi kota, September nanti.
Terpisah, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berharap stimulan itu dapat memotivasi warga untuk taat membayar pajak.
Ia mengatakan penting untuk mempermudah objek pajak menunaikan kewajibannya.
"Pembayaran pajak kini sangat mudah. Bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Tinggal kemauan untuk membayar," ujarnya.
"Dengan membayar pajak, warga turut berkontribusi pada pembangunan kota ini," tutup Ibnu.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief