RANTAU – PT Indomarco Prismatama Banjarmasin gelar pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM di Kabupaten Tapin, Jumat (31/5) di Aula Tamasa, Kantor Setda Tapin.
Pj Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin diwakili Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Tapin, Taufiqurahman hadir membuka kegiatan pelatihan ini.
Turut hadir, Kepala Dinas Perdagangan Tapin, Sugian Noor dan Deputy Branch Manager PT Indomarco Prismatama Banjarmasin, Dian Chris Wilianto, serta puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Tapin.
Diwawancarai usai pembukaan, Deputy Branch Manager PT Indomarco Prismatama Banjarmasin, Dian Chris Wilianto bangga bisa mewujudkan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemmkab) Tapin.
"Tujuan kami untuk memberikan jalan kepada UMKM Tapin supaya bisa masuk ke Indomaret, dengan begitu produk UMKM Tapin bisa lebih berkembang,” tuturnya.
Ia yakin kalau sudah masuk ke Indomaret, maka produk UMKM Tapin akan ada di berbagai Indomaret di Kalsel, bahkan luar Kalsel. “Tentu, kalau produk lokal yang mau masuk ke Indomaret, kami memiliki standar dan syarat yang perlu dipenuhi,” tuturnya.
Karena itu, pelatihan kewirausahaan ini diadakan, tidak lain untuk mempermudah pemenuhan syarat masuk ke Indomaret. “Agar nantinya lebih banyak produk Tapin masuk ke Indomaret. Karena sekarang ini hanya beberapa,” tuturnya.
Adapun Kepala Dinas Perdagangan Tapin, Sugian Noor memberitahukan bahwa kegiatan ini merupakan momen langka, karena akan memberikan kesempatan yang berharga bagi pelaku UMKM Tapin.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap produk pelaku UMKM Tapin bisa memenuhi syarat untuk masuk ke Indomaret,” tuturnya.
Sementara Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Tapin, Taufiqurahman berterimakasih kepada Indomaret telah melakukan pelatihan ke pelaku UMKM Tapin.
Baca Juga: Sengketa Lahan, Warga Kandangan Lama dan PT SSJ Berunding
“Ini bisa membuka wawasan para pelaku UMKM Tapin,” tuturnya.
Memang kalau sudah masuk Indomaret, produknya perlu skala besar, bisa sampai menyuplai 100 lebih. Sementara dari permodalan masih kurang, karena pembayaran secara invoice.
“Kami akan coba membuka kerja sama dengan Bank Tapin dan Bank Kalsel terkait permodalannya,” paparnya.
Editor : Fauzan Ridhani