BANJARBARU - Iklim investasi di Kota Banjarbaru menunjukkan tren positif dengan berdirinya Aeris Hotel, sebuah hotel bintang 3+ yang terletak di Jalan Panglima Batur Barat, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara.
Dalam acara media gathering pada Sabtu (1/6), perwakilan manajemen Aeris Hotel, Aristo, menjelaskan bahwa pendirian hotel ini berdasarkan perhitungan matang terkait tingkat hunian hotel yang sering penuh, mencapai 70 hingga 80 persen. "Jika hunian hanya 50-60 persen, hotel ini tidak akan dibangun," ujarnya.
Aristo menekankan pentingnya status Banjarbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan menjadi faktor pendukung utama. "Otomatis semua akan terpusat di Banjarbaru. Dari 13 kabupaten/kota, semuanya sentralnya di sini," tambahnya.
Ia juga berharap investasi ini dapat memberikan keuntungan dan membantu perputaran ekonomi kota.
Manager Hotel Aeris, Denny Rifanie, mengungkapkan bahwa lebih dari 90 persen tenaga kerja berasal dari Banjarbaru. "Sekitar 97 persen tenaga kerja berasal dari Banjarbaru semua. Ratusan pelamar mendaftarkan diri untuk bekerja di sini," katanya.
Denny juga menambahkan bahwa Hotel Aeris berbeda dari hotel lain dengan sistem pencahayaan canggih di setiap kamar dan fasilitas guling selain bantal.
Acara media gathering ini dihadiri oleh sejumlah awak media dari Kota Banjarbaru yang mendapatkan informasi terkait perkembangan sektor perhotelan dan iklim investasi di daerah tersebut.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief