Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Mengeluh Omset Turun, Pedagang Pasar Paringin Terdampak Online Shop

M Dirga • Minggu, 5 Mei 2024 | 16:35 WIB
TERGERUS: Salah satu pedagang di pasar Paringin mengeluh omset mereka turun akibat fenomena online shop.(Foto: M Dirga/Radar Banjarmasin)
TERGERUS: Salah satu pedagang di pasar Paringin mengeluh omset mereka turun akibat fenomena online shop.(Foto: M Dirga/Radar Banjarmasin)

PARINGIN - Sejumlah pedagang di Pasar Paringin, Kabupaten Balangan mulai mengeluhkan penurunan omset yang signifikan.

Penurunan omset tersebut dikaitkan dengan popularitas yang terus meningkat dari belanja online atau online shop di kalangan masyarakat.

Para pedagang merasa terdampak oleh perubahan pola belanja konsumen yang beralih ke belanja online.

Mereka melaporkan jumlah pelanggan yang datang ke Pasar Tradisional semakin berkurang, seiring dengan banyaknya orang yang lebih memilih berbelanja melalui platform online.

Budi, salah satu pedagang aksesoris olahraga di Pasaran Paringin menuturkan dalam sehari para pembeli yang datang ke tokonya bisa dihitung dengan jari.

Padahal sebelumnya, toko yang dibuka sejak tahun 2010 itu selalu ramai pesanan.

"Sejak tahun 2013 hingga sekarang, omset toko terus mengalami penurunan," sebutnya.

"Apalagi pada saat pandemi lalu, orang lebih memilih berbelanja online," kata Budi, tanpa merinci presentase penurunan omset.

Budi mengakui para pedagang yang berjualan di samping tokonya banyak mengalami kebangkrutan hingga tidak mampu membayar sewa toko.

Dirinya pun hampir menyerah dengan keadaan ini.

"Untungnya saya bisa bertahan karena sudah memiliki pelanggan tetap, sehingga masih bisa memperpanjang nafas hingga saat ini," ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan pedagang busana muslim, Rahmi.

Ia juga mengeluhkan pola belanja konsumen yang lebih memilih berbelanja secara online.

"Dulu omset kami stabil, namun belakangan ini terus menurun," katanya.

"Banyak pelanggan setia saya yang sekarang beralih ke belanja online karena dianggap lebih praktis dan efisien," tuturnya.

Ia berharap agar pemerintah setempat memberikan dukungan dan solusi untuk mengatasi dampak penurunan omset yang dirasakan oleh pedagang Pasar Paringin.

Situasi ini menunjukkan tantangan nyata bagi para pedagang tradisional untuk tetap bersaing di era digital ini.

"Kami juga berupaya keras untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman demi kelangsungan usaha," pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#online shop #pedagang #Kabupaten Balangan #Pasar #paringin