BANJARMASIN - Pemko memastikan, rencana penataan Jalan Pasar Lama Laut akan terealisasi paling lambat pada bulan Mei 2024 nanti.
"Di deadline itu bulan Mei. Tapi kalau bisa lebih cepat, tentu lebih bagus," ucap Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Banjarmasin, Febpry Ghara Utama, Rabu (28/2).
Ditambahkannya, hingga akhir Februari ini masih masa sosialisasi. Saat ini giliran Satpol PP yang turun mensosialisasikan pengembalian fungsi jalan tersebut.
"Pekan depan, kami update lagi perkembangannya. Hasil sementara, seluruh pedagang sudah tahu rencana ini," ujarnya.
Jalan Pasar Lama Laut berada di Banjarmasin Tengah. Diapit Pasar Lama dan Sungai Martapura.
Bertahun-tahun jalan ini beralih fungsi menjadi pasar. Jalan itu hilang ditelan lapak dan tenda pedagang.
Lalu, mengapa butuh waktu selama ini? Apakah pihaknya menemui kendala?
Febpry menjawab, bukan kesulitan, tapi pemko mencoba berhati-hati agar suasana tetap kondusif.
"Arahan pimpinan kemarin begitu. Jangan sampai ada gesekan. Dan sosialisasinya lebih masif," pungkasnya.
Penertiban dimulai dari Jembatan 9 November sampai ke Jembatan Sulawesi II.
Jalan Pasar Lama Laut penting karena bisa memecah kemacetan di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Sulawesi, dan Jalan Masjid Jami.
Solusi dari pemko, pedagang akan direlokasi ke dalam Pasar Lama.
"Di situ masih ada lapak kosong yang bisa dipakai pedagang," kata Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar beberapa waktu lalu.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief