AMUNTAI - Salah satu pasar terunik di Indonesia, salah satunya ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pasar ini cuma ada sepekan sekali setiap hari kamis. Pasar ini tidak menjual sembako, namun hasil kerajinan dari tangan perajin yang ada di Kota Amuntai.
Pasar ini terletak di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah. Geliat aktivitas pasar ini dimulai pukul 05.00 sampai 10.00 Wita.
Kerajinan yang dijual berupa, tikar anyaman dari tanaman Purun, Eceng Gondok. Ada juga kursi meja dan alat tangkap ikan yang terbuat dari tanaman Rotan dan Bambu.
Dari pengamatan di lokasi, Kamis (14/12), terlihat kerajinan anyaman terbuat dari Tali Strapping Band warna warni, yang terbilang baru semakin menambah warna pasar ini.
Ria salah satu pedagang anyaman di pasar tersebut, mengatakan jenis anyaman tali plastik ini (Strapping Band,red) terbilang baru mewarnai pasar kerajinan ini. Dibandingkan anyaman dari Purun dan eceng gondok,” ujarnya.
Bentuknya yang fleksibel dan kuat serta ragam warna, membuat tas tali plastik ini banyak disukai pengunjung pasar ini. “Harga untuk ukuran dokumen atau map kami pasarkan dihargai Rp 50-60 ribu. Bisa ditawar,” ujarnya.
Sementara ukuran sedang dihargai Rp 30 ribu dan kecil Rp 10 ribu.
“Selain tas kerajinan ini bisa juga dibuat menjadi bungkusan pot warna warni,” lengkap.
Sementara itu, Nasarudin mengaku datang ke pasar ini, membeli tas anyaman untuk buah tangan mitra kerja di Kota Banjarmasin. “Karena unik kami jadikan souvenir untuk mitra kerja kami,” singkatnya.
Editor: Arif Subekti
Editor : Muhammad Helmi