Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sektor Jasa Keuangan di Kalsel Stabil

Raudah Anisya • Selasa, 7 November 2023 | 08:01 WIB
STABIL: Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, Darmansyah pada temu media tentang kinerja jasa keuangan di Kalsel
STABIL: Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, Darmansyah pada temu media tentang kinerja jasa keuangan di Kalsel

BANJARMASIN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan menilai sektor jasa keuangan di Provinsi Kalimantan Selatan posisi September 2023 terjaga stabil.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, Darmansyah pada temu media , Senin (06/11).

Dijelaskannya, pada Triwulan III 2023 Perekonomian di regional Kalimantan tumbuh positif sebesar 4,83 persen (yoy) dan berkontribusi 8,08 persen terhadap PDB Nasional.P ertumbuhan TW III 2023 sedikit lebih melambat bila dibandingkan dengan TW II 2023 yang mencapai sebesar 5,56 persen.

“Perlambatan pertumbuhan tersebut disebabkan oleh laju perlambatan pertumbuhan Lapangan Usaha (LU) Pertambangan dan Penggalian yang
disebabkan penurunan kinerja ekspor, karena belum berlanjutnya pembangunan smelter di Kalimantan,” ujarnya.

Di sisi lain, kinerja batu bara tumbuh terbatas akibat dibukanya ekspor Australia oleh Tiongkok dan meningkatnya produksi domestik Tiongkok.

"Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi regional kalimantan, pertumbuhan ekonomi di
Provinsi Kalsel pada Triwulan III 2023 tumbuh sebesar 4,57 persen (yoy) sedikit melambat dari Triwulan II 2023 sebesar 4,96 persen (yoy)," tambahnya.

Lebih lanjut Darmansyah menjelaskan, perkembangan Industri Perbankan ada posisi September 2023 Sektor Perbankan konvensional tumbuh dengan tingkat likuiditas dan risiko kredit terjaga dalam threshold yang memadai.

Pertumbungan Aset, DPK dan kredit perbankan Kalimantan Selatan secara ytd masing-masing tumbuh 5,55 persen, 5,41 persen dan 7,73 persen. Adapun Loan to Deposit (LDR) pada angka 73,96 persen dan NPL nett maupun gross masing-masing 0,89 persen dan 2,13 persen.


"Sedangkan sektor perbankan syariah mencatatkan pertumbuhan positif dengan tingkat likuiditas dan risiko kredit terjaga, jadi secara umum sektor jasa keuangan di Kalsel adalah stabil," pungkasnya.(sya)

Editor : Muhammad Helmi
#ojk