Dengan mengandalkan 10 kolam berukuran sedang, warga yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat (Pokmas) Berkat Mufakat itu mampu menghasilkan ikan ratusan kilo.
Baru-baru tadi terdapat tiga kolam yang dipanen langsung oleh Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin dengan total 150 Kg.
Ketua Pokmas Berkat Mufakat, Ahmad Yunani mengaku bersyukur bisa memanen dengan hasil yang memuaskan. Apalagi harga papuyu saat ini cukup menjanjikan. "Satu kilonya kita hargai Rp70 ribu. Kami perlu waktu kurang lebih 9 bulan untuk panen," ucapnya saat ditemui awak media.
Menurutnya, kesuksesan ini merupakan hasil dari program RT Mandiri besutan Wali Kota Banjarbaru. "Kami bersyukur bisa terpilih menjadi salah satu Pokmas yang mendapat bantuan ini. Alhamdulillah berjalan lancar, bisa membantu perekonomian warga sekitar sini," ungkapnya.
Kesuksesan budi daya ikan papuyu milik Pokmas Berkat Mufakat ini mendapat perhatian oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.
Bahkan Aditya Mufti Ariffin sampai mengunjungi pokmas itu untuk ikut dalam panen ikan papuyu. Menurutnya, keberhasilan Pokmas Berkat Mufakat ini merupakan contoh kecil dari sekian banyaknya program RT Mandiri yang telah disalurkan.
Dengan adanya program RT Mandiri diharapkan bisa terus berlanjut, sehingga dapat memberi keuntungan bagi masyarakat.
Saat ini sudah ada 120 RT yang mendapat kesempatan untuk mengelola bantuan Program RT Mandiri senilai Rp70 juta tersebut.
Ia menjelaskan, program ini bukanlah bantuan yang diberikan kepada perorangan, melainkan untuk Pokmas di lingkungan RT. "Karena itu dalam pengerjaannya perlu gotong royong, kebersamaan dan kerjasama untuk membangun Pokmas," tukasnya. (zkr/yn/ris) Editor : Arief