Wisata ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Sekarang danau Hatiwin perkembangan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Tapin. Terbukti banyak fasilitas yang sudah dibantu.
Karena itu, Hatiwin sekarang dijadikan desa wisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tapin.
Kepala Desa Hatiwin, Ahmad Zais, berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapin yang sudah menjadikan Desanya sebagai Desa Wisata.
“Saya berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Daerah, terutama akses jalan yang masih kurang bagus,” ucapnya Jumat (2/6).
Terutama akses menuju wisata danau, memang ada beberapa yang rusak dan perlu perbaikan. “Semoga bisa diperbaiki dengan segera,” paparnya.
Sementara Camat Tapin Selatan, Reza Al-Ghifari berharap ditetapkannya desa wisata, Hatiwin bisa lebih berkembang dan bisa jadi desa mandiri. “Ekonomi masyarakat bisa lebih meningkat,” tuturnya.
Tidak hanya itu, ia juga berharap pembinaan bisa terus dilaksanakan oleh instansi terkait, supaya Desa Hatiwin tidak hanya dikenal di Tapin tapi luar.
“Fasilitas di Danau Hatiwin sudah menarik. Di samping ada kapal, resto apung, perahu kecil, terbaru ada ATV,” pungkasnya. (dly/ij/ram) Editor : Arief