“Jadi ada penambahan satu koridor. Rencana jalur Teluk Tiram ke Sungai Andai,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Slamet Begjo kepada awak media, belum lama tadi.
Dishub sudah menyiapkan lima unit armada bus untuk penambahan satu koridor ini. Anggarannya kurang lebih Rp5 miliar. Dengan penambahan tersebut artinya perlu menambah sopir baru. “Akan merekrut sopir taksi kuning untuk menjadi sopir Bus Tayo,” terangnya.
Meski belum semua kawasan dapat terlayani, penambahan armada ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat yang selama ini sering menggunakan transportasi pribadi. Supaya mengurangi kemacetan.
“Alhamdulillah antusias masyarakat menaiki Trans Banjarmasin cukup tinggi. Apalagi sekarang masih gratis. Semoga masyarakat bisa beralih,” ucapnya.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Afrizal sepakat dengan penambahan itu. Dengan makin banyaknya koridor yang dilayani, semakin membiasakan masyarakat untuk menggunakan bus. “Iya, Dishub ada mengusulkan penambahan bus,” ujarnya.
Tapi, politisi PAN ini mengingatkan agar Dishub merawat kendaraannya dengan baik. Apalagi bus tersebut dibeli menggunakan anggaran daerah. Pengalamannya mencoba beberapa kali naik Bus Tayo, menemukan ada sopir dan penumpang membuka kaca bus. “Padahal itu dapat membuat tidak nyaman fasilitas umum,” ceritanya.
Kalau ada penumpang yang tidak tahan menggunakan Air Conditioner (AC), Dishub bisa menyiapkan bus yang tidak menggunakan AC. Supaya dapat menjadi pilihan masyarakat. “Demi kenyamanan, sudah seharusnya dijaga,” pinta Afrizal.(gmp/az/dye) Editor : Arief